JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah yang dipenuhi tempat wisata. Dari mulai, gunung, hutan dan lautan atau poluper disebut Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Sukabumi.
Geopark Ciletuh Sukabumi atau lengkapnya Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (UGG) memiliki luas sekira 126 ribu hektar atau 30,3 persen dari luas wilayah Kabupaten Sukabumi. Taman bumi ini tersebar di 74 desa di delapan kecamatan Kabupaten Sukabumi, yakni Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Waluran, Ciemas, Ciracap dan Surade.
Untuk itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Raktat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, M Sodikin, mengajak masyarakat untuk serta bangga dengan adanya tempat wisata yang dinobatkan warisan dunia atau Unesco Global Geopark
“Wisata Geopark merupakan kebanggaan masyarakat Sukabumi bahkan Jawa Barat, untuk itu Masyarakat Sukabumi khususnya harus bangga,” kata Sodikin, kepada jurnalsukabumi.com, Jum’at (21/5/21).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Sukabumi, tersebut juga mengatakan, supaya lebih terasa manfaatnya oleh masyarakat dan pemerintah dalam hal pengelolaan perlu lebih dioptimalkan.
“Sehingga, disamping dirasa manfaat sebagai objek wisata juga bisa berdampak pada pendapatan daerah,” ujarnya.
Pria yang akrab di sapa ustadz tersebut juga menegaskan, bahwa masyarakat harus bangga. Pasalnya, itu menjadi destinasi wisata yang diakui UNESCO tinggal bagaimana optimal manfaatnya untuk Sukabumi.
“Masih perlu disuport dari semua pihak termasuk support anggaran baik dari pemerintah pusat maupun daerah, dan harus terus ditingkatkan terus,” ucapnya
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: FK Robbi












