JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki H+1 Idulfitri 1447 Hijriah, kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi dipadati ribuan wisatawan. Arus kendaraan menuju destinasi unggulan seperti Palabuhanratu terpantau mengalami kepadatan signifikan sejak Minggu siang (22/3/2026).
Lonjakan volume kendaraan membuat antrean panjang tak terhindarkan di sejumlah titik krusial. Waktu tempuh yang biasanya relatif singkat kini membengkak drastis akibat kemacetan yang mengular dari berbagai arah.
Kendaraan wisatawan, didominasi pelat luar daerah, terus berdatangan baik dari arah utara maupun jalur alternatif. Sementara itu, arus balik dari kawasan pantai juga mulai meningkat, memperparah kepadatan di jalur utama.
Untuk mengurai kemacetan, jajaran Satlantas Polres Sukabumi memberlakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Salah satunya di kawasan Pos Pengamanan Gunung Butak.
Anggota Satlantas Polres Sukabumi, Aiptu Kusmanto, menyampaikan bahwa arus kendaraan dari arah pantai dialihkan guna menghindari penumpukan.
“Arus pulang dari laut diarahkan lurus melalui simpang PDAM lewat Pos Gunung Butak,” ujarnya.
Selain itu, kepadatan juga terjadi di jalur nasional sekitar Exit Tol Parungkuda. Ribuan kendaraan tampak mengantre panjang bahkan sempat terhenti, baik yang menuju Kota Sukabumi maupun ke arah wisata selatan.
Guna menghindari risiko kecelakaan di jalur rawan seperti Cikidang, polisi juga melakukan pengalihan arus bagi kendaraan wisatawan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa kendaraan yang menuju Palabuhanratu sementara dialihkan melalui jalur Warung Kiara.
“Untuk mencegah penumpukan dan potensi kecelakaan di jalur Cikidang, wisatawan diarahkan melalui jalur Warung Kiara,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












