JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, menyebut destinasi wisata di wilayah Sukabumi Selatan digadang-gadang bakal dibangun tahun ini dengan nominal Rp22 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani mengatakan, pengembangan objek wisata diantaranya Cisolok, Karanghawu dan Curug Sodong itu merupakan program yang terus digalakkan pemerintah kabupaten agar mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
“Insya Allah tahun ini akan dikembangkan dan dibangun. Besaran anggarannya kurang lebih Rp22 milar dari Pemprov Jabar. Itupun kalau semua titik bisa dibangun, karena ada beberapa titik objek wisata yang ada di tanah desa,” ujar Usman Jaelani kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (20/5/2021).
Tidak hanya itu sambung dia, pihaknya pun tengah mempersiapkan revalidasi Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp), yang saat ini kesiapannya sudah mencapai 95 persen. Dengan begitu peluang bagi Kabupaten Sukabumi menuju destinasi wisata Internasional yang diakui dunia terwujud.
“Saat ini masih ada administrasi yang harus diselesaikan, karena ada beberapa titik objek wisata yang ada di tanah desa, sehingga harus diselesaikan lebih dulu administrasinya dengan desa. Kalau belum selesai maka tidak akan dibangun, tetapi membangun di tanah pemda. Tapi dipastikan tahun ini target selesai,” terangnya.
Namun setelah seluruhnya selesai, Usman mengimbau kepada masyarakat yang memang memiliki usaha di tempat destinasi wisata agar tidak menjual dagangannya dengan harga di luar standar. Karena Pelabuhan Ratu itu identik dengan kata mahal, sehingga pemerintah meminta pola seperti itu perlahan dihilangkan agar menarik minat wisatawan masuk.
“Jualannya jangan mahal-mahal, standar saja karena lebih banyak yang beli maka akan mendapatkan keuntungan juga, dari pada harga mahal yang membeli malah kapok, sehingga wisatawan membawa makan atau bekal dari luar,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












