JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, terus berupaya agar perempuan-perempuan yang ada disekitar tempat wisata Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu memiliki kualitas yang baik dan perempuan hebat.
Kepala Bidang PKHPP DP3A Kabupaten Sukabumi, Ela Karmila mengatakan, ini dalam rangka mempersiapkan Global Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu, agar perempuan di sana menjadi berkualitas yang dimaksud adalah. Bagaiman DP3A mendorong agar perempuan memiliki potensi dan daya saing dalam berkreasi
“Kami sudah membuat semacam konsep bagaimana supaya perempuan-perempuan di sana itu betul-betul menjadi berkualitas,” kata Ela kepada jurnalsukabumi.com, Senin (3/5/21)
Konsep yang dimaksud sambung Ela, semacam keterampilan. Agar, perempuan di sana itu bisa berdaya dan bisa meningkatkan ekonominya. Selain itu, mereka juga harus tahu bermacam-macam bahasa.
“Seperti bahasa korea atau bahasa inggris. Kalaupun mereka tidak bisa mengucapkan minimal mengerti apa yang diucapkan oleh tamu, terutama tamu asing dan pendidikan bahasa ini bukan dimaksud ke perempuan saja melainkan para nelayan pun harus bisa,” ujarnya
Saat ini di sekitaran wisata Global Geopark, Ciletuh, Palabuhanratu, banyak home stay. Maka dari itu Ela mengimbau kepada masyarkat khususnya yang ada di wilayah lokasi wisata, jangan sampai judulnya home stay tetapi pelayanannya (plus-plus red).
“Jangan sampai home stay yang ada di sekitar wisata itu, judulnya home stay tetapi pelayanannya plus-plus. Itu yang saya khawatirkan,” tandasnya.
Saat ini, di lokasi tersebut banyak perempuan dan ibu-ibu muda. Mereka itu harus siap dan tangguh, untuk mendapatkan pengetahuan, dari hal ekonomi dan harus semangat belajar.
Pasalnya, sambung Eli, DP3A saat ini tengah mempersiapkan dan akan bekerja sama dengan pihak pendidikan guna membantu bagaimana nantinya yang putus sekolah bisa kembali melanjutkan.
“Belajar tentang pendidikan, kalau memang lulusan SD yang kita kerja sama dengan pihak pendidikan supaya naik jadi SMP dan yang SMP naik ke SMA dengan metode ikut paket pendidikan,” tuturnya
Lantaran di,sana didominasi dengan mantan TKW Lanjut Ela, DP3A juga akan berupaya mendidik bagaimana meningkatkan ekonominya, tanpa harus meninggalkan anak dan suaminya.
“Contohnya, memberikan pendidikan keterampilan, seperti membuat cendramata atau oleh-oleh dengan berbahan baku lokal,” ungkapnya
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: FK Robbi












