Apindo Kabupaten Sukabumi Minta Pengusaha dan Buruh Diskusi Bahas THR

Senin, 19 April 2021 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyikapi tuntutan buruh terkait Tunjangan Hari Raya (THR) agar tidak dicicil, Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi meminta agar pengusaha dan buruh berdiskusi.

Ketua (DPK) Apindo Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu, mengatakan, pada dasarnya mendukung Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi pekerja buruh di perusahaan, untuk perusahaan-perusahaan yang mampu diwajibkan untuk membayar THR Idul Fitri 2021 secara Penuh, on time yaitu tujuh hari sebelum Lebaran Idul Fitri.

Namun demikian lanjut Ning yang juga sebagai Ketua DPP Apindo Provinsi Jawa Barat ini, khusus untuk Perusahaan yang masih dalam Kesulitan dan berupaya Bertahan akibat dampak Pandemi Covid-19, apabila dipaksakan justru akan berimbas pada hal-hal yang tidak diinginkan dapat memperburuk kondisi perusahaan dan merugikan dua belah pihak antara perusahaan dan buruh (Bipartit).

“Dalam situasi masa pandemi ini Apindo meminta Pengusaha untuk mendiskusikan dengan pekerja atau buruh secara jelas,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com melalui pesan whatsApp, Senin (19/4/21).

” Maka jalan keluarnya dengan cara melakukan diskusi Bipartit akan mendapat solusi yang terbaik yang disepakati bersama antara Pengusaha dan buruh di perusahaan masing-masing.” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani I Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Berita Terbaru