Hari Nelayan, Kesatuan Adat Tradisi Pelabuhan Ratu Kenalkan Sejarah Kesenian Sunda

Selasa, 6 April 2021 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kesatuan adat tradisi Pelabuhan Ratu kembali mengangkat sejarah kesenian sunda yang kini kian semakin ditinggalkan khususnya kalangan muda mudi.

Pengangkatan tradisi tersebut bertujuan mengenalkan adat istiadat kesundaan sekaligus peringatan hari nelayan nasional dengan mengambil tema tradisi budaya syukuran nelayan titinggal karuhun yang di gelar di Halaman Paguyuban Padjadjaran Anyar, tepatnya jalan Pasanggrahan, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Senin (05/04/21) malam.

“Kita tergugah untuk mengenalkan kembali adat yang saat ini sudah tinggalkan dikalangan masyarakat, bahkan sedikit banyak anak muda sudah melupakan budaya tradisi yang dulu ada,” kata Firman Hidayat, tokoh Kesatuan adat tradisi Palabuhanratu kepada jurnalsubumi.com.

Sambung dia, Serangkaian acara pun diisi ragam budaya kesundaan diantaranya mengundang secara resmi sala satu budayawan provinsi Jawa Barat yakni Abah Ayi Pantun asal Subang. Tidak hanya itu, berbagi kebahagiaan bersama Yatim-piatu dan jompo nelayan pun menjadi kemeriahan acara tersebut.

“Sebetulnya sala satu tokoh di Palabuhanratu yaitu kake saya. Dan dulu memang setiap tahunnya ada kegiatan santunan nelayan, nah hal itu juga yang bakal kita lestarikan,” terangnya.

Ketua Paguyuban Padjadjaran Anyar itu meminta, pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan nasib nelayan kecil. Sebab, kondisi seperti ini banyak masyarakat nelayan harus merelakan pekerjaannya akibat terkendala pasilitas untuk melaut.

“Pemerintah itu harusnya memperhatikan kondisi nelayan kecil. Selain itu saat ini banyak jompo yang butuh perhatian apalagi saat kondisi pandemi seperti ini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB