Jajal Adrenalin Menuju ‘Pulau Kunti’, Spot Wisata Geopark yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 28 Maret 2021 - 10:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pulau Kunti satu di antara spot wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang wajib dikunjungi.

Pesona hamparan pasir putih yang membentang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung selain air terjun, pesawahan, rimba dan kekayaan alam di sana.

Sebutan Pulau Kunti terus menjadi nama yang tak sedikit dibuat penasaran. Kendati nama tersebut kental akan mistisk, padahal itu semua hanya sebutan orang-orang dulu di sana saja.

Ketua Harian Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) Dodi Somantri mengatakan, Geopark Ciletuh memiliki kombinasi wisata antara pemandangan indah, gunung, air terjun, ladang dan sungai.

Hal ini menjadi daya pelengkap pesona alam yang dapat menarik minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Salah satunya Pulau Kunti, pulau yang berada di ujung semenanjung area Gunung Badak kawasan Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh atau Cagar Alam Cibanteng,” ujarnya saat tempo hari kepada jurnalsukabumi.com.

Ia menjelaskan, di lokasi itu ada hamparan pantai berpasir putih, deretan karang sisa lava gunung api puluhan juta tahun silam, dan rimbunan pohon yang menambah eksotik wisata di sana.

Pulau Kunti satu di antara spot wisata Geopark Ciletuh – Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang wajib dikunjungi.

“Ini merupakan wisata yang penuh adrenalin juga. Sebab, pengunjung bisa memulai perjalanan menggunakan perahu wisata menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 5 mil dengan memakan waktu selama 15 menit. Perahu wisata banyak tersedia di Dermaga Ciwaru – Palangpang,” singkatnya.

Sementara itu, Seorang Juru Mudi Perahu Pulau Kunti, Pak Saman menerangkan, tarif menggunakan perahu dihitung per sepuluh orang dengan harga Rp 300 – 350 ribu dengan batas maksimal penumpang adalah 10 orang.

“Sebelumnya, kami akan pasang pelampung bagi penumpang dan satu pemandu sekaligus juru mudi perahu,” sambungnya.

Ia menjelaskan, secara geologi bentukan Pulau Kunti merupakan sisa dari batuan sedimen lumpur campur dengan batuan pasir bagian atas.

“Jadi kronologinya ini akibat plato jampang atau gunung purba jampang longsor terdorong lah ke sini. Atau kronologinya hasil karya Sungai Ciletuh yang menjadi tempat kita berangkat tadi,” kata Saman.

Di samping itu, keunikan lainnya pulau ini yakni bentukkan dari sesar Indo – Australi dan Kroasia yang reduksi tersingkap naik ke permukaan hingga akhirnya membentuk hamparan paling ujung di semenanjung.

“Nah, adapun sebutan Pulau Kunti ini karena terdapat goa-goa di bawah pulau dan jika terhantam ombak sesekali akan mengeluarkan suara mirip perempuan tertawa. Maka, disebutlah Pulau Kunti,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB