JURNALSUKABUMI.COM – PT Jamkrindo kembali melakukan pendampingan guna meningkatkan optimisme masyarakat dalam melewati kondisi sulit selama masa pandemi Covid-19 khusunya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Seperti halnya, di Kabupaten Sukabumi, PT Jamkrindo mulai melakukan pendampingan kepada masyarakat di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark sejak akhir 2019.
Dan pada akhir 2020, pendampingan diperluas ke Kecamatan Cikidang yang merupakan gerbang masuk ke wilayah Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark melalui pendampingan pemberian pelatihan budidaya sayuran hidroponik bagi ibu rumah tangga dan anggota karang taruna.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Jamkrindo yang memfasilitasi pelatihan beberapa waktu lalu sehingga saya mendapatkan pengetahuan dan pendapatan lebih. Alhamdulilah, selama sebulan, produksi sayuran sekitar 500 kilogram dengan harga jual Rp 15.000 per kilogram,” ujar Salah seorang peserta pelatihan budidaya hidroponik, Rosdi Rodiallah (24) kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (14/03/2021).
Ia menjelaskan, dari pendampingan PT Jamkrindo melalui budidaya sayuran secara hidroponik ini dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki di Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang.
“Alhasil, dari rintis ini saya mulai mengajak generasi muda di Cikidang untuk juga melakukan hal yang sama. Kalau ditekuni, budidaya hidroponik sangat menjanjikan,” kata Rosdi.
Kini, sayuran yang dibudidayakan oleh Rosdi dan para pemuda di Cikidang, biasanya sudah dipesan oleh pelanggan sebelum waktu panen. Namun, ada kalanya, pihkanya pun menjual sayuran hasil budidaya secara hidroponik itu di Cikidang.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Abdul Bari menjelaskan, pendampingan Jamkrindo di Sukabumi, merupakan kelanjutan program pemberdayaan yang telah dilaksanakan di Larantuka, Bali, dan Garut.
“Program pemberdayaan dilaksanakan perusahaan dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s,” ulas Abdul Bari.
Ia menjelaskan, pelatihan budidaya hidroponik di Cikidang dilaksanakan dimulai Desember 2020 sebagai kelanjutan program pemberdayaan di Kabupaten Sukabumi. “Pelatihan yang sama, telah dilaksanakan di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark pada awal 2020 kepada para anggota Ikatan Homestay Ciletuh (IHC),” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












