Perangi Covid-19, Jabar Luncurkan Program Puspa

Senin, 1 Februari 2021 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meluncurkan program Puskesmas Terpadu dan Juara (Puspa) untuk penanganan kasus covid-19 yang semakin meningkat.

Peluncuran tersebut merupakan kolaborasi pemerintah yang didukung oleh Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dalam memperkuat respon Covid-19 pada puskesmas.

Sebab, beberapa pekan belakangan ini, kasus Covid-19 semakin meningkat. Bahkan, Jabar selalu menempati sebagai daerah dengan kasus tertinggi.

“Pemprov Jabar menyadari betul, penanganan kasus Covid-19 selama masa pandemi sejak Maret 2020 hingga kini, belum optimal. Makanya pemerintah meluncurkan program ini,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat meresmikan program Puspa Secara Virtual, Senin (1/02/21).

Ia menjelaskan, kondisi Jabar saat ini masih banyak keterbatasan ruang isolasi dan sebagainya, makanya masyarakat diarahkan untuk karantina atau isolasi mandiri. Namun, dengan kondisi seperti ini, masih ada rumah sakit swasta yang tidak mau berpartisipasi dalam merawat pasien Covid-19.

“Tolong ditegur, kita semua lagi berjuang, rumah sakit daerah menyediakan 1/3 (kapasitas) bed untuk Covid, rumah sakit swasta harus berpartisipasi,” tegasnya.

Sementara Bupati Sukabumi, Marwan Hamami pada saat memantau peresmian Puspa secara virtual di Pendopo mengatakan, Sebanyak 100 puskesmas di 12 kota/kabupaten se-Jawa Barat ditingkatkan kapasitasnya dalam menangani Covid 19 melalui program Puspa. Namun, sejauh ini Kabupaten Sukabumi belum termasuk dalam program itu.

“Sejak awal pandemi, sosialisasi oleh Puskesmas kepada masyarakat sudah sangat intens. Termasuk 3T (testing, tracing dan treatment) yang menjadi acuan. Apalagi jumlah Puskesmas di Kabupaten Sukabumi cukup banyak,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengoptimalkan Puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED). “Dengan memaksimalkan Puskesmas PONED, setiap ada yang sakit tidak langsung dirujuk ke rumah sakit,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru