JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sepanjang Tahun 2020, ada 470 kejadian bencana di Kabupaten Sukabumi
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Daeng mengatakan, dari jumlah tersebut didominasi dengan bencana longsor yang tercatat ada 248 kejadian yang kemudian diikuti dengan bencana angin kencang sebanyak 104 kejadian.
“Sementara, untuk kebakaran ada 63, banjir 27, pergerakan tahah 16, gempa bumi 2, dan lain-lain ada 10 peristiwa,” kata Daeng kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (19/01/21).
Sementara, untuk jumlah kerusakan dan korban akibat bencana sambung Daeng, tercatat ada 1700 rumah rusak dengan kategori, 379 rusak berat, 457 rusak sedang, 972 rusak ringan, dan 123 rumah terancam. Untuk jumlah fasilitas yang rusak, ada 8 tempat ibadah dan 17 fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan
Lanjut Daeng, untuk jalan yang rusak akibat bencana ada 33 saluran air yang rusak 32 dan 9 tempat usaha yang rusan serta jembatan yang rusak ada 21.
Lebih lanjut Daeng, untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana ada 1883 KK dengan jumlah 5482 jiwa yang menderita, 2810 jiwa mengungsi, 26 yang mengalami luka dan 10 meninggal dunia.
“Taksiran kerugian mencapai Rp 71, 609, 205, 000. Dengan ini kami (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengimbau kepada seluruh masyarakat dengan kondisi cuaca tidak menentu tetap kita harus waspada dan apabila ada kejadian bencana harap melaporkan ke P2BK kecamatan atau dinas terkait,” tuturnya
Reporter: Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi












