JURNALSUKABUMI.COM – Mengawali tahun 2021, Pemerintah Desa (Pemdes)/ Kecamatan, Cidahu Kabupaten Sukabumi, menggagas program pemanfaatan lahan kosong untuk Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Tanaman Bumbu Dalam Pekarangan (Tabulakar).
Penanaman tersebut sangat berguna bagi warga untuk meningkatkan imunitas daya tahan tubuh di masa pandemi covid-19. Dengan ditanami pohon seperti ini tidak hanya mempercantik pelataran rumah masyarakat pun lebih mudah untuk mendapatkan pengobatan tradisional, alami dan sangat aman tanpa ada efek samping.
“Toga ini merupakan sejenis jahe, kencur, kunyit, kunci, sirih merah, temu ireng, kunyit dan lainya,” kata Asep Saepul Parlan Kepala Desa Cidahu kepada jurnalsukabumi.com, Senin (4/01/2021).
Lanjut ia, penanaman tersebut sudah dilaksanakan di lahan pekarangan kantor desa, posyandu, dan puskesmas bahkan sudah ada sebagian lahan warga yang ditanami.
“Tidak hanya Toga saja Tabulakar sudah ditanam diantaranya, sereh, cabe merah, cabe rawit, tomat, bawang, seledri, dan lainya,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan ini dapat memacu usaha kecil dan menengah dibidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga bisa saja membudidayakan secara mandiri dan dilokasi rumah masing-masing, dengan memanfaatkannya sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.
“Tanaman tersebut nantinya akan diwajibkan untuk semua warga supaya menanam Toga dan Tabulakar di setiap pekarangan rumahnya,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












