Buka Wisata Baru, Bupati Saba Desa di Cisolok

Rabu, 27 November 2019 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi secara resmi membuka wisata baru bareng Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi di Kampung Cikupa Desa Cikelat Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/11/19).

Kegiatan pembukaan wisata baru dengan menggagas tema “Saba Desa Pariwisata” sejumlah anak sekolah mengibarkan bendera dan melambaikan tangan di sepanjang jalan menuju Desa Cikelat untuk menyambut kedatangan Orang Nomor satu di Kabupaten Sukabumi.

Nampak terlihat antusias ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan dan menyambut kedatangan Bupati berjejer ditepi jalan. Kesenian tradisional sunda dan seni beladiri pencak silatpun di tampilkan untuk menyambut kedatangan Marwan Hamami beserta jajaran perangkat daerah ketempat tersebut dalam acara Saba Desa Pariwisata.

Dalam acara tersebut Yat Hidayat Plt. Camat dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kecamatan Cisolok sebagai salah satu Kecamatan pendukung UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu kini sedang berbenah khususnya di bidang pengembangan pariwisata.

Menurut Yat Hidayat saat ini Setiap desa tengah menggali potensi wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Potensi wisata selama ini Terpendam, sementara potensi yang dimililiki Kecamatan Cisolok Begitu beragam, Desa cikelat dengan destinasi camping groundnya dan destinasi Talaga Bodasnya yang mulai ditata sebagai Wahana playground serta Spot selfie, Desa Gunung Kramat dengan agrowisata kopinya, Desa Gunung Tanjung dengan destinasi air terjun serta situs-situsnya, Desa Sukarame dengan destinasi air terjun dan air panasnya, Desa wangunsari dengan geysernya, Desa Cikahuripan dengan wisata baharinya dan Desa Pasir Baru dengan wahana Spot selfienya yang bisa memajukan nilai pariwisata di Sukabumi”ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani menyebutkan bahwa kegiatan Saba desa Pariwisata merupakan kegiatan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan Kepariwisataan yang ada di daerah tersebut.

“Kegiatan Saba Desa Pariwisata diselenggarakan, untuk mensosialisasikan dan mempromosikan daya tarik wisata di Kecamatan Cisolok yang menjadi salah satu bagian dari kawasan Geopark Ciletuh palabuhanratu UNESCO Global Geopark yang harus dipadukan dengan tiga keanekaragaman alam ( Keanekaragaman geologi keanekaragaman hayati dan keanekaragaman budaya)” katanya.

Sementara itu, Menurut Bupati Sukabumi bahwa potensi dan daya tarik wisata baru perlu didukung penuh oleh seluruh masyarakat, untuk itu Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya melakukan program dan terobosan dalam setiap kegiatan untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk mencapai kemandirian yang pada akhirnya mencapai kesejahteraan.

“Pariwisata berbasis masyarakat merupakan suatu pendekatan pemberdayaan yang melibatkan Dan meletakkan masyarakat sebagai pelaku penting dalam pembangunan yang berkelanjutan, pariwisata berbasis masyarakat merupakan peluang untuk menggerakkan seluruh potensi sumberdaya partisipasi dan dinamika masyarakat” jelasnya

Lebih lanjut Bupati menyampaikan Bahwa untuk mengembangkan dan menciptakan tempat wisata baru harus benar-benar memiliki manfaat bagi Masyarakat sekitar.

“bagaimana pariwisata yang dimiliki harus bisa memberikan dampak yang positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyaraakat” jelasnya.

Bupati pun menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kelestarian alam, terlebih mengajarkan kepada anak-anak bagaimana pentingnya menjaga keasrian lingkungan.

” Kembangkan potensi alam dengan baik dan jangan sampai merusaknya, berikan ilmu dan pendidikan kepada anak-anak sejak dini tentang bagaimana cara menjaga kebersihan dan keasrian alam ini, melalui pengembangan wisata alam tentu bagaimana kita dapat memuliakan bumi mensejahtrakan masyarakat” pungkasnya.

Reforter : Ifan

Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru