Dua Warga Jampangkulon Meninggal Positif Covid-19

Selasa, 15 Desember 2020 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim Gugus Tugas Covid-19 Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi membenarkan adanya dua warga yang meninggal dunia akibat terpapar positif Covid-19.

Kepastian itu disampaikan anggota tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Puskesmas Jampangkulon, dr. Givan, Selasa (15/12/2020). “Benar  kami mendapatkan adanya warga dengan kasus kematian terdampak Covid-19, ” ungkap Givan.

Dijelaskannya, dalam seminggu terakhir ada lima pasien yang terdampak Covid-19 meninggal. Rinciannya, dua orang  meninggal dunia terdampak kasus positif dan tiga orang lainnya meninggal kasus suspek.

“Yang meninggal positif, pertama perempuan usia 40 tahun pada hari Jumat dan kedua hari Senin berusia 20 tahun,” jelasnya.

Sementara tiga lainnya akibat suspek Covid-19, yakni laki-laki berusia 60 tahun meninggal pada Sabtu, pada Minggu laki-laki berusia 70 tahun, dan terakhir laki-laki 71 tahun pada Selasa (15/12/2020). “Untuk yang meninggal kasus suspek ini sebab hasil swabnya belum keluar. Total minggu ini lima orang meninggal. Yang positif dua orang, tiga meninggal suspek,” jelasnya.

Lebih jauh lagi Givan menjelaskan, bulan November ini melaporkan kasus positif meningkat. Di mana terdapat peningkatan yang signifikan kasus hingga 70 persen di Jampangkulon. “Bulan November ada 20 orang yang terkonfirmasi positif dan yang cukup banyak yaitu suspek,” katanya.

Maka itu, Givan mengimbau kepada masyarakat Jampangkulon untuk tidak abai dan tidak lalai dengan keadaan ini, selalu mematuhi protokol kesehatan. Totalnya sampai saat ini sudah ada 36 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 15 di antaranya sudah sembuh. “Mohon kepada masyarakat harus optimis dalam menjaga daerah bersama-sama untuk tetap mengedepankan prokes,” ingatnya.

Reporter: CR1 | Redaktur: FK Robbi 

Berita Terkait

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:43 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Cibadak, BPBD Sukabumi Salurkan 10 Ribu Liter untuk 315 KK

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Berita Terbaru