JURNALSUKABUMI.COM – Kobra adalah jenis ular berbisa yang memiliki daya mematikan sangat tinggi bagi manusia. Reptil tersebut, memiliki racun di taringnya yang bisa menghabisi nyawa mangsanya hanya dalam satu gigitan.
Berikut siklus tahunan baby Kobra yang kerap muncul pada bulan November sampai Januari di wilayah Jabodetabek bahkan menyasar hampir di seluruh penjuru Tanah Air.
Biasanya, Kobra berjenis kelamin betina meletakkan 12 hingga 60 telur dalam sarang per tahunnya. Masa penetasan baby Kobra membutuhkan kurang lebih 3 bulan setelah masa kawin. Namun bahaya ancaman perkembangbiakannya bisa dicegah dengan cara membersihkan tumpukan barang bekas seperti kayu, kertas, dus, batu, serta perabotan rumah tangga yang sudah tidak terpakai di sekitar halaman rumah.
Sejatinya, reptil berbahaya itu, cenderung menghindari manusia. Ular akan mengigit apabila merasa terancam ataupun diganggu.
Beberapa tips dari TABU (Taman Belajar Ular) Indonesia mencegah ular kobra masuk ke dalam rumah pada pandemi sirklus tahunan Baby Kobra:
1. Rutin menyapu, mengepel rumah, dan membersihkan kamar mandi dengan menggunakan cairan pembersih atau karbol yang punya aroma menyengat. Karena ular tidak suka dengan pewangi atau bau-bauan tajam.
2. Menjaga kebersihan pekarangan rumah. Hindari penumpukan sampah di dalam atau di luar rumah. Jika ada sampah, segera bersih dan rapikan atau dibakar.
3. Buang sampah bekas makanan di rumah. Karena meninggalkan sampah bekas makanan dapat mengundang kehadiran hewan pengerat seperti tikus. Jangan lupa, tikus adalah makanan kesukaan ular.
4. Jangan menumpuk daun-daun kering, bebatuan, atau material, karena tempat-tempat itu bisa menjadi tempat persembunyian ular.
5. Bereskan tumpukan barang-barang, seperti kardus dan kain yang dapat membuat sudut rumah lembap.
6. Buat pagar khusus dan saringan di saluran air.
7. Letakkan keset yang terbuat dari ijuk yang permukaannya kasar, karena ular tidak suka bersentuhan dengan jenis barang itu.
8. Jika akan menghias taman, hindari penggunaan batu besar yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Lebih baik pakai batu sungai atau kerikil yang ukurannya lebih kecil.
Apabila kedatangan ular segera hubungi call center TABU RESCUE SNAKE (087776234960) siap membantu 24 jam di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Usep Mulyana












