JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan penghubung dua desa yang berada di Kampung Babakan RT. 06/02, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, nyaris ambruk, Rabu (23/09/2020).
Jembatan dengan panjang 20 meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 10 meter itu nyaris roboh karena Tembok Penahan Tanah (TPT) sudah terkikis dan sebagian sudah mengalami longsor.
“Longsor tepat saat banjir bandang kemarin. Dan sisi jembatan sudah mulai habis terkikis lantar tak kuat menahan beban jalan,” kata Junaedi (67) warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (21/09/2020).
Masih kata dia, jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung antara Desa Tenjolaya dan Desa Pasawahan. Terlebih, sekarang dijadikan akses hilir mudik ke lokasi bencana banjir bandang di Cibuntu.
“Dikhawatirkan, semakin lama dilalui alat berat ataupun pengangkut logistik mengakibatkan ambruk. Karena, kini jembatan sudah menggantung sekitar 30 centimeter kedalamannya.
Adapun longsor TPT di jembatan tersebut lanjut Junaedi, tepat pasca banjir bandang yang terjadi kemarin.
“Ya, kejadian longsorna malam kemarin sekira pukul 21:00 WIB. Apalagi, sekarang mulai berdatangan kendaraan yang keluar masuk melintas sini,” tutupnya.
Reporter: CR1 II Redaktur: Ujang Herlan












