JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan jamaah shalat jum’at masjid Imam Asy-Syafi’i di Komplek Yayasan Al-fatah Al-islami, jalan Jendral Sudirman No.27 Desa Citepus, Palabuhanratu, khidmat mendengarkan khotbah Jum’at Ustadz Taufiq Usman.
Di hadapan para jamaah, Ia menyebut umat muslim harus berani membuktikan sunnah Nabi Muhammad SAW dengan mengikuti segala perintah Allah dan menjauhi larangannya.
Hal yang paling penting juga adalah bagaimana untuk selalu menjaga kesabaran atau dalam makna artian sabar adalah menerima ketetapan dan keputusan Allah SWT.
“Kunci hidup saat ini adalah sabar, bagaimana ketika kita diberi ujian dari berbagai ujian mulai dari sakit dan yang lainnya harus tetap sabar,” ungkap Ustad Taufiq Usman.
Ditegaskan sang ustadz Pimpinan Yayasan Al-Fatah Al-islami mengajak agar umat senantiasa bersabar menghadapi berbagai ujian dan ketetapan atau keputusan Allah SWT. Karena semakin kuatnya iman akan semakin besarnya ujian yang akan diberikan.
“Ada tiga tingkatan manusia saat menerima ujian dan ketetapan Allah, yang paling utama adalah menerima ujian dengan syukur, dengan ridho dan dengan sabar. Namun tingkatan yang paling hina adalah saat mendapatkan ujian dengan marah dan amarah,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia pun secara lugas mendorong jamaah jangan mengenal kata cengeng dalam menghadapi segala bentuk ujian dan ketetapan Allah SWT.
“Kalau kita menegakan sunah Rosululloh Muhammad SAW, pasti akan dihina orang dicaci maki orang. Jika dibandingkan dengan Rosul dan nabi terdahulu belum apa-apa,” ujar Ustadz Taufiq.
“Jangan merasa cengeng kita tetap tegar. Karena besarnya pahala dari Allah tergantung ujian kepada kita. Semakin besar ujian maka pahala yang didapat semakin besar. Semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran pada diri kita semua,” pungkanya.
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi












