JURNALSUKABUMI.COM – Paguyuban Padjadjaran Anyar, hingga saat ini terus berupaya mengembangkan seni budaya Sunda, melalui berbagai kegiatan. Hal tersebut dilakukan agar warisan nenek moyang sunda ini tidak punah.
Tepat pada peringatan Milangkala ka-2 Paguyuban Padjadjaran Anyar, sederet acara pun kental akan penampilan seni dan budaya yang dipertontonkan.
Kegiatan dengan mengusung tema “Ngadeukeutkeun Dulur Anu Jauh, Ngareukeutkeun Dulur Anu Deket” ini pun digelar di Halaman paguyuban tepatnya di Jl. Siliwangi No.157 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (02/08/2020) malam.
“Alhamdulilah, acara ini sebagai bentuk syukuran kita yang kedua kalinya digelar. Juga, ajang silaturahmi antar penggiat seni budaya Sunda di berbagai pelosok daerah,” Ketua Umum Paguyuban Padjadjaran Anyar Sukabumi, Firman Hidayat kepada jurnalsukabumi.com, Senin (03/08/2020).
Berbagai rangkaian acara pun disuguhkan diantaranya, Ngarajah Bubuka, Jaipong, Pencak Silat dan Debus. Acara dimulai pukul 17.30 – 23.30 WIB dan berjalan dengan lancar.
“Intinya, kami terus mencoba memperkenalkan kembali tentang seni dan budaya Sunda yang memang selama ini sudah mulai dilupakan. Semoga Peraturan Daerah (Perda) seni budaya atau cagar budaya di Kabupaten Sukabumi segera ditetapkan,” harapnya.
Masih kata Firman, ucapan terimaksih kepada para tamu undangan, para pecinta seni dan budaya Sunda hingga berbagai pihak yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Dengan segala hormat, kami haturkan terimaksih bagi tamu undangan. Diantaranya, dari Kasepuhan Neglasari dan pihak-pihak yang ikut terlibat acara peringatan hari ulang tahun kedua Paguyuban Padjadjaran Anyar ini,” pungkasnya.
Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan












