Rumah Makan “Baku Sayang” Khas Manado Hadir di Palabuhanratu

Selasa, 21 Juli 2020 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jika ingin memanjakan lidah dengan rasa pedas dan enak. Hadir kini warung makan “Baku Sayang” khas Manado di Jalan Citepus PAM, Gunung Burak, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Warung makan yang khas dengan pedas dan ikan laut membuat para pecinta kuliner tak akan henti mengunyah. Sejumlah makanan khas unggulan dari Manado yakni Bubur Manado (Tinutuan), Ayam Rica-rica, Ayam Woku, Tinorangsa, Ikan Cakalang (Woku Belanga). Cakalang Goreng Dabu-dabu, Sambal ( Dabu-dabu), serta Sop Kacang Merah dan Es Kacang Merah dan SOP Kacang Merah Tulang Iga.

“Memang unggulan ikan Tude yang dibakar dengan rasa pedas, dibakar matang dan sambal dabu dabu atau sambal mentahan dengan berbagai semara yang luar biasa,” ungkap Owner Warung Makan Manado “Baku Sayang” Nurul Hikmah Sanger, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (20/07/20).

Menurut Nurul, dengan makanan khas Manado yang disediakannya sendiri asli dari Manado berbagai pilihan, lokasi yang nyaman dan bersih dan serta akses yang mudah di pinggir jalan.

“Kami menyediakan tempat yang memang bersih nyaman dan aman bagi para pengunjung,” katanya.

Ditambahkan Suami Owner Warung Makan Khas Manado “Baku Sayang” Hanson R Sanger menjelaskan, warung makan khas Manado yang ada saat ini memang sajian makanan yang mengedepankan makanan pedas dan nikmat, sehingga jika ingin memanjakan lidah tak usah jauh ke Manado.

“Memang khas makanan ini asli dari Manado, sehingga tak usah jauh-jauh kalau ingin mencari makanan khas Manado ada disini,” jelasnya.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Berita Terbaru