Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi di Kota Sukabumi Meningkat 70 %

Selasa, 14 Juli 2020 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, penjualan hewan qurban di Kota Sukabumi mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

H Iwan Hamid, salah seorang penjual sapi qurban, yang berdagang di Jalan Pajagalan, Kecamatan Warudoyong, Kelurahan Warudoyong, Kota Sukabumi mengatakan, saat ini permintaan hewan qurban dari konsumen atau masyarakat cukup banyak. Bahkan di dua minggu jelang hari raya sekitar 70% sapi sudah habis terjual.

“Situasi covid tidak terpengaruh malah meningkat di banding tahun kemarin, bahkan penjualan di tempat saya ini biasanya mendakati hari H baru ramai banyak yang terjual. Tapi sekarang baru dua minggu sudah laku sekitar 70%,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (14/07/2020).

Menurut Iwan, untuk harga jual sapi qurban saat memang mengalami penurunan 5% dibanding tahun lalu. Misalnya untuk jenis sapi lokal di bandrol dari yang paling murah Rp 15 juta per ekor hingga Rp 65 juta untuk sapi jenis limosin.

“Harga sapi besar stabil, kalau sapi sedang ada sedikit menurun, sapi jumbo masih dikisaran harga Rp 65 Juta, untuk lokal dari harga Rp 15 -40 Juta. Sementara untuk kambing sampai sekarang tidak ada penurunan harga masih standar tapi sudah banyak yang pesan,” terangnya.

Lanjut dia, penurunan harga sapi itu diduga akibat penyebaran virus covid-19, lantaran para peternak sapi khawatir, harga sapi mereka semakin menurun dan tidak laku di pasaran terlebih jelang hari raya idul adha ini.

“Mungkin dampak covid juga salah satu alsan utamanya. Sehingga, mekanisme pasar yang berlaku dan harganya menurun,” tuturnya.

Iwan menyebutkan, peminat hewan qurban juga bukan hanya di tingkat lokal saja, akan tetapi pihaknya juga melayani permintaan hewan qurban dari sejumlah daerah lainnya di seperti dari daerah Pekalongan, Pati, dan Jawa Barat seperti Bandung hingga Garut.

“Kalo sapi yang kita sediakan bervariatif ada yang berukuran sedang sampai besar. Seperti ada dua jenis sapi Jumbo Super, Limosin dan Brahman Cros itu datang dari beberapa daerah,” sebutnya.

Iwan pun memastikan, sapi-sapi miliknya baik dari aspek kualitas maupun kesehatannya terjamin. Ia menyebut, pihaknya tidak sembarangan dalam membeli barang. Apalagi untuk jenis hewan qurban sudah ada standarnya dari kementrian hingga Dinas terkait.

“Sapi – sapi di kita sudah teruji.Bahkan, tadi sudah di cek oleh dokter hewan dari DKP3, sapi disini sudah dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit menular seperti antrak,” pungkasnya.

Reporter: Riki RahardianII Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru