Siapa Jagoan PKS? Ini Lima Kandidat Masih “Digodok”

Rabu, 6 November 2019 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau ketinggalan dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi 2020. Partai berlambang padi dan bulan sabit ini saat ini masih menggodok lima nama kandidat.

Kelima kandidat itu antara lain Yusuf Maulana (H. Aka), dr. Slamet, Priyo Indrianto, Anjak Priatna Sukma, dan Abdul Muiz.

“Sampai saat ini, kami masih menggodok kelima kandidat. Sehingga belum ada keputusan dan penetapan dari PKS sendiri. Penggodokan kelima nama itu dengan cara survei dari tim internal. Insya Allah akan dimulai survei dilakukan pekan depan,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Sukabumi Yusuf Maulana, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (06/11/2019).

Menurutnya, dalam survey nanti akan diketahui siapa yang memang memiliki popularitas, elektabilitas, dan kapabilitas menjadi kader yang siap diusung PKS. Pada intinya yang diusung PKS nanti yakni satu di antara kelima kandidat.

“Semua kandidat memiliki peluang atau kans yang sama. Tinggal melihat saja siapa yang memang cepat dan bagus melakukan sosialisasinya. Karena kelima kandidat ini melakukan sosialisasinya dengan cara masing-masing,” katanya.

Untuk menggenjot nilai survei nanti, kelima kandidat memiliki cara dan teknis melakukan sosialisasi baik dengan atribut, kekuatan jaringan, dan yang lainnya. PKS tidak butuh hanya popularitas saja. Tapi bagaimana nilai elektabilitas dan gerakan eletoral yang kuat dan pasti.

“Setelah PKS melakukan survei internal, nanti diajukan ke DPW dan DPP. Nah insya Allah pekan depan survei bersama tim kami lakukan,” jelasnya.

Dijelaskannya, untuk koalisi dengan partai lain, PKS membuka diri dan melakukan komunikasi politik melalui Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Untuk koalisi dengan partai lain, kami menggunakan peran Fraksi PKS, sehingga dalam melakukan pendekatan dam komunikasi akan lebih mudah,” tandasnya.

Reporter:  FK Robbi

Redaktur: Rustandi

Berita Terkait

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:45 WIB

Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terbaru