JURNALSUKABUMI.COM – Suara 35 personel Badan Pembina Seni (Bapeni) Korpri Kabupaten Sukabumi langsung mencuri perhatian ketika mengalun di tengah Gebyar SiPenyu yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/9/2026).
Bukan hanya karena jumlah personelnya. Harmonisasi suara, aransemen yang energik, hingga penampilan penuh semangat membuat kelompok paduan suara yang beranggotakan para ASN dan tenaga pendidik itu menjadi salah satu penampil yang paling mencolok dalam kegiatan tersebut.
Di hadapan Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi hingga ratusan tamu undangan, Bapeni membawakan sejumlah lagu, di antaranya Mati Lampu dan karya terbaru bertajuk Lembe Gacor.
Namun, penampilan di Gebyar SiPenyu sebenarnya hanya sebagian kecil dari perjalanan Bapeni. Di balik panggung, kelompok ini telah bertahan sekitar 11 tahun dengan anggota yang berasal dari berbagai lini pemerintahan dan pendidikan.
Pengasuh sekaligus Manajer Bapeni, Elis Hermawati, mengatakan Bapeni menjadi ruang bagi ASN, pegawai perangkat daerah, guru hingga kepala sekolah untuk menyalurkan sekaligus mengembangkan kemampuan mereka di bidang seni suara.
“Anggota kami berasal dari berbagai latar belakang instansi pemerintah daerah, UPTD, KCD, hingga tenaga pendidik dan kepala sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi,” ujar Elis, Selasa (8/9/2026).
Keberagaman latar belakang itu justru menjadi kekuatan Bapeni. Para anggotanya tidak sehari-hari berprofesi sebagai penyanyi. Mereka menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah dan pendidik, namun tetap menyisihkan waktu untuk berlatih.
Latihan dipusatkan di Pendopo Sukabumi. Dari tempat tersebut, Bapeni mempersiapkan diri untuk berbagai agenda, mulai dari kegiatan pemerintahan hingga kompetisi paduan suara.
Bapeni sendiri bukan kelompok yang baru muncul ketika tampil di hadapan pejabat. Kelompok tersebut telah berdiri sekitar 11 tahun dan sejak 2018 dikelola secara intensif oleh Elis Hermawati.
Pada HUT Korpri tingkat Provinsi Jawa Barat 2018, Bapeni berhasil meraih Juara 3. Empat tahun kemudian, Bapeni kembali membuktikan kemampuannya di tingkat nasional dengan meraih Medali Perak pada Bandung Choral Festival 2022 yang digelar dalam rangka HUT BNN ke-20.
Dalam kompetisi tersebut, Bapeni harus bersaing dengan berbagai kelompok paduan suara dari sejumlah daerah, termasuk grup umum dan mahasiswa.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa paduan suara yang tumbuh dari lingkungan ASN Kabupaten Sukabumi itu tidak hanya hadir ketika ada acara pemerintahan.
Setelah Gebyar SiPenyu, mereka dijadwalkan tampil dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi pada 10 September 2026 dalam rangka HJKS Kabupaten Sukabumi ke-156.
Dalam agenda tersebut, Bapeni akan membawakan lagu ciptaan tokoh nasional Dedi Mulyadi.
Bagi Elis, keberadaan Bapeni bukan semata tentang tampil di atas panggung. Lebih jauh, kelompok tersebut menjadi ruang bertemunya para ASN dan pendidik dari berbagai wilayah melalui minat yang sama terhadap seni.
Ia berharap pemerintah daerah memberikan dukungan yang semakin optimal agar Bapeni dapat terus berkembang dan kembali membawa nama Kabupaten Sukabumi dalam berbagai ajang.
“Ke depan kami sangat berharap Bapeni dapat terus berkembang dan memperoleh dukungan yang semakin optimal dari pemerintah daerah. Wadah ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi bukti nyata bahwa ASN dan para pendidik di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi seni luar biasa yang siap mengharumkan nama daerah,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











