Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Sabtu, 5 September 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persiapan menyambut Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 terus dimatangkan. Gelaran seni tanaman kerdil berskala nasional tersebut secara resmi masuk dalam agenda utama rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

Menjelang pembukaan pada 19 September 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal. Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Jampangtengah itu dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, jajaran Pemerintah Kecamatan Jampangtengah selaku tuan rumah, pengurus Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) Cabang Sukabumi, serta perwakilan sejumlah perangkat daerah terkait.

Pelaksanaan festival juga mendapat dukungan dari Bank BJB sebagai sponsor utama.

Bagi para pencinta bonsai yang ingin mengikuti kompetisi, pendaftaran peserta telah dibuka. Panitia mengimbau para pebonsai segera melakukan pendaftaran sekaligus mempersiapkan pohon yang akan diikutsertakan.

Penyerahan dan penerimaan pohon bonsai dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 17 September 2026 di lokasi utama kegiatan, Alun-alun Bojonglopang, Kecamatan Jampangtengah. Batas akhir penerimaan pohon peserta ditetapkan pada 17 September 2026.

Camat Jampangtengah, Ichsan Muchlis Sani, menyambut baik dipilihnya Alun-alun Bojonglopang sebagai pusat kegiatan. Menurutnya, pemerintah kecamatan bersama seluruh elemen masyarakat siap memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan event berskala nasional tersebut.

“Kami berharap manfaat ekonomi dan kreativitas dari festival ini akan banyak diterima langsung oleh masyarakat Jampangtengah, baik dari sektor UMKM, penginapan, hingga pengrajin lokal,” ujar Ichsan.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar. Ia mengajak seluruh unsur pemerintahan, swasta, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan festival tersebut.

“Kami mengajak semua pihak turut serta, baik dari pemerintahan maupun swasta, untuk mendukung agar kegiatan ini sukses. Kehadiran para pebonsai dari berbagai daerah tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, tetapi juga memberikan multiplier effect yang luar biasa bagi perputaran ekonomi dan agrobisnis masyarakat Sukabumi,” kata H. Ali Iskandar.

Sementara itu, Ketua RUBI Cabang Sukabumi, Wahyu Kurniawan, mengatakan Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 mengusung tema “Merdeka dalam Berkarya, Ngahiji Wujudkan Sukabumi Mubarakah sebagai Poros Bonsai Indonesia.”

Menurut Wahyu, festival tersebut memiliki dua agenda utama, yakni lomba dan pameran. Keduanya diharapkan menjadi ruang bagi para pebonsai untuk berkompetisi secara sehat sekaligus memperkenalkan seni bonsai kepada masyarakat luas.

Secara teknis, rangkaian kegiatan Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 meliputi:

  • 14–17 September 2026: Penyerahan dan penerimaan pohon bonsai peserta di Alun-alun Bojonglopang. Penerimaan terakhir ditutup pada 17 September.
  • 18 September 2026: Penilaian dan penjurian oleh tim juri gabungan nasional dan lokal.
  • 19 September 2026: Pameran umum, pengumuman pemenang, dan penyerahan hadiah.

Puncak kegiatan pada 19 September dipastikan semakin semarak karena festival tersebut menjadi salah satu titik pemberhentian penting dalam rangkaian HJKS 2026 melalui agenda touring dinas bertajuk “Ngalongok Dulur Salembur.”

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dijadwalkan hadir langsung pada acara.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
Rumah Panggung Jadi PR Lurah Baru Palabuhanratu, Yadi Titip Program dan Warga yang Belum Terlayani
Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Penegakan Hukum Humanis
Jembatani Pemerintah dan Pelaku Usaha, Aam Abdul Salam: Diskusi Rumah Literasi Mengalir Dua Arah
Rumah Literasi Merah Putih ‘Bongkar’ 3 Kunci Investasi Sukabumi: Hukum, Energi dan Peran Pers

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:11 WIB

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Sabtu, 5 September 2026 - 19:59 WIB

Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Kamis, 3 September 2026 - 21:59 WIB

Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam