Tinta Emas Pendidikan Sukabumi: Rektor UMMI Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Selasa, 8 September 2026 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ekosistem pendidikan tinggi di Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Prof. Dr. Reny Sukmawani, S.P., M.P., resmi menyandang gelar Guru Besar dalam bidang Pembangunan Pertanian.

Kabar monumental tersebut disampaikan secara resmi melalui rilis kelembagaan UMMI pada Senin, 7 September 2026. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, sebagai pengakuan atas dedikasi dan kiprah panjang Prof. Reny dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Pencapaian ini sekaligus menjadi catatan penting dalam sejarah pendidikan tinggi di Sukabumi. Berdasarkan catatan institusi dan perjalanan akademiknya, Prof. Reny memiliki rekam jejak yang unik karena meniti karier akademik dari jenjang Lektor hingga Guru Besar dengan homebase dan proses pengembangan karier yang berakar di perguruan tinggi lokal, UMMI.

Karier akademiknya juga tidak terlepas dari konsistensinya dalam mengembangkan kajian di sektor pertanian dan hilirisasi komoditas lokal. Kiprah tersebut antara lain tercermin dalam penelitian yang dilakukannya sejak menempuh pendidikan doktoral di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.

Dalam salah satu tonggak risetnya, Prof. Reny mengembangkan model pengembangan komoditas unggulan daerah dengan pendekatan Corporate Proponent Index (CPI). Kajian tersebut memperkuat kepakarannya dalam melihat pembangunan pertanian tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengembangan potensi ekonomi daerah.

Kini, dengan dikukuhkannya sebagai Guru Besar bidang Pembangunan Pertanian, kontribusi Prof. Reny diharapkan semakin luas, khususnya dalam mendorong pengembangan masyarakat agraris, penguatan komoditas unggulan, serta ketahanan pangan di Jawa Barat.

Bagi UMMI, pencapaian tersebut bukan sekadar kebanggaan seremonial. Gelar Guru Besar yang diraih rektornya menjadi bukti berkembangnya kapasitas akademik dan riset perguruan tinggi daerah.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa perguruan tinggi di daerah memiliki peluang yang sama untuk membangun ekosistem akademik dan riset berstandar nasional. UMMI menunjukkan bahwa dosen yang tumbuh dan mengembangkan karier di lingkungan perguruan tinggi lokal pun dapat mencapai jenjang akademik tertinggi.

Makna pencapaian itu juga melampaui sekat formalitas kampus. Sebagai akademisi yang memiliki kepakaran di bidang Pembangunan Pertanian, kehadiran Prof. Reny di jajaran Guru Besar diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian di Sukabumi dan Jawa Barat.

Dengan karakter geografis Sukabumi yang memiliki basis pertanian cukup kuat, keberadaan akademisi lokal dengan kepakaran tersebut menjadi modal intelektual penting. Riset dan gagasan yang lahir dari lingkungan daerah diharapkan mampu ikut menjawab persoalan pangan, pengembangan komoditas unggulan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Capaian Prof. Reny juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para dosen di Sukabumi untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan mengembangkan kepakaran masing-masing hingga mencapai jenjang akademik tertinggi.

Dengan demikian, lahirnya Guru Besar dari lingkungan perguruan tinggi lokal bukan hanya menjadi kebanggaan UMMI, tetapi juga menjadi bagian dari kemajuan ekosistem pendidikan tinggi di Sukabumi.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Yudi Prangga Pimpin DPK KNPI Cicurug, Potensi Pemuda Dibidik dari Pertanian hingga Industri
Iman Adinugraha Raih IJTI Award, Dorong Aspirasi Sukabumi dari Parlemen Nasional
Budi Setiawan Resmi Pimpin IJTI Sukabumi Raya Periode 2026–2029
Nanan Apon Bawa Gagasan Cidadap Sejahtera dan Mandiri, Fokus Petani hingga Pelayanan Publik
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Tiga Nama Resmi Daftar Calon Ketua IJTI Sukabumi Raya, Ini Visi Misinya!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Senin, 28 September 2026 - 10:37 WIB

Yudi Prangga Pimpin DPK KNPI Cicurug, Potensi Pemuda Dibidik dari Pertanian hingga Industri

Minggu, 27 September 2026 - 06:50 WIB

Iman Adinugraha Raih IJTI Award, Dorong Aspirasi Sukabumi dari Parlemen Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 17:07 WIB

Budi Setiawan Resmi Pimpin IJTI Sukabumi Raya Periode 2026–2029

Berita Terbaru