Sekolah Tetap Berjalan di Tengah Abu Vulkanik, Siswa di Sukabumi Diminta Bermasker

Minggu, 6 September 2026 - 21:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Siswa di Kabupaten Sukabumi tetap masuk sekolah mulai Senin (7/9/2026), meski sebaran abu vulkanik mulai berdampak di sejumlah wilayah. Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi meminta siswa menggunakan masker, khususnya saat perjalanan menuju sekolah dan ketika berada di luar ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap meningkatnya aktivitas gunung berapi yang berdampak pada munculnya abu vulkanik.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas gunung berapi yang berdampak pada timbulnya abu vulkanik di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi, kami meminta seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh murid, pendidik, dan tenaga kependidikan,” kata Deden, Minggu (6/9/2026).

Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Namun siswa dianjurkan menggunakan masker sejak berangkat dari rumah hingga tiba di sekolah.

“Seluruh murid dianjurkan untuk menggunakan masker saat melakukan perjalanan dari dan menuju sekolah, serta selama berada di luar ruang kelas,” ujarnya.

Masker dapat dilepas ketika siswa berada di dalam kelas, dengan catatan sirkulasi udara tetap baik dan kebersihan lingkungan kelas dijaga. Sebaliknya, ketika keluar kelas, masker harus kembali digunakan, termasuk saat menuju lapangan, toilet, kantin maupun area terbuka lainnya.

Dinas Pendidikan juga meminta sekolah membatasi dan menunda sementara kegiatan ekstrakurikuler yang berbasis aktivitas fisik di luar ruangan hingga kualitas udara membaik.

Sejumlah kegiatan seperti sepak bola, bola basket, bola voli, futsal, bela diri dan aktivitas sejenis diminta untuk sementara tidak dilakukan di ruang terbuka.

Sekolah juga diminta mengimbau orang tua atau wali murid agar membawakan masker cadangan bagi anak-anak serta membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas.

Guru dan tenaga kependidikan pun diminta memberikan teladan dalam menjalankan langkah mitigasi abu vulkanik.

Sementara itu, Pengawas Pembina Sekolah akan melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan arahan tersebut diterapkan di sekolah.

Meski Senin sekolah tetap berjalan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sudah menyiapkan opsi apabila kondisi abu vulkanik semakin memburuk.

Jika hasil pemantauan menunjukkan sebaran abu vulkanik telah membahayakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah, kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan menjadi pembelajaran daring atau Belajar dari Rumah (BDR).

“Apabila kondisi abu vulkanik semakin meningkat dan berdasarkan hasil pemantauan dinilai dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan, maka kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara daring atau menyesuaikan melalui kegiatan belajar dari rumah,” tegas Deden.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Uajng Herlan

Berita Terkait

Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu
Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu
700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi
Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul

Berita Terbaru