5.400 Peserta Pramuka Sukabumi, Kapolri Listyo Sigit Bicara Ancaman Era Media Sosial

Kamis, 3 September 2026 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan generasi muda agar tidak hanya memahami Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebatas hafalan. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga persatuan Indonesia.

Pesan itu disampaikan Listyo saat menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) di Lapang Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti sekitar 5.400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut Listyo, kegiatan seperti Kemah Nasional Pramuka PUI dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun karakter sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

“Ini sangat bermanfaat untuk generasi muda. Gerakan Pramuka menyiapkan insan untuk memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan. Sangat bermanfaat untuk pengembangan diri dan berkarya di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Listyo juga menyoroti perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin melekat dalam kehidupan generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan kemudahan dalam memperoleh pengetahuan, tetapi pada saat yang sama membawa risiko jika informasi diterima tanpa penyaringan.

“Kalau tidak hati-hati dapat berdampak negatif. Makanya harus waspada dengan derasnya dan kemudahan informasi lewat kecanggihan teknologi ini,” ucapnya.

Di tengah derasnya arus informasi tersebut, Listyo menilai penguatan nilai kebangsaan menjadi semakin penting. Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi sekaligus menjaga hubungan antarsesama.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita mengetahui Pancasila dan mengenal Semangat Bhineka Tunggal Ika. Namun itu jangan sampai berhenti di hafalan saja, harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurut Listyo, persatuan menjadi salah satu modal penting agar Indonesia dapat terus bergerak maju. Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan, bukan justru menjadi sumber perpecahan.

Apel Kebangsaan tersebut menjadi bagian dari Kemah Nasional Pramuka PUI yang mempertemukan ribuan peserta dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan dan karakter generasi muda.

Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

“Dengan apel ini,ingin membangun PUI yang lebih baik melalui program presisi. PUI ingin mewujudkan negeri Baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Menyiapkan SDM terbaik,” pungkasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen Pertalite 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB