DKP Sukabumi Dorong Petani Adaptif, Siap Penuhi Kebutuhan Pasar hingga Pasok Kafe dan Restoran

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus mendorong petani agar tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mampu membaca peluang pasar. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menilai petani saat ini perlu memiliki kemampuan yang lebih adaptif dengan mengembangkan berbagai komoditas bernilai ekonomi sesuai kebutuhan pasar.

Komitmen tersebut sejalan dengan kegiatan diskusi dan penanaman tanaman hortikultura bersama para petani yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas di Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis (2/7/2026).

Dalam kesempatan itu, H. Andreas mengajak petani untuk tidak terpaku pada satu jenis komoditas. Menurutnya, petani harus mampu mengembangkan berbagai tanaman yang memiliki nilai jual dan dibutuhkan pasar.

“Kita harus menjadi petani yang multitalenta. Apapun yang bisa ditanam dan menghasilkan, harus dikembangkan,” ujarnya.

Ia menilai letak Kecamatan Sukabumi yang berdekatan dengan kawasan perkotaan menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan dengan Kota Sukabumi membuka peluang bagi petani untuk memasok kebutuhan sayuran, buah-buahan, maupun komoditas hortikultura lainnya ke kafe, restoran, hingga sektor kuliner.

“Melihat banyak kafe dan restoran di Kota Sukabumi, kita bisa menjadi pemasok dalam skala bisnis. Ini peluang yang harus dimanfaatkan petani,” katanya.

Selain meningkatkan produktivitas, Andreas mengingatkan pentingnya pengelolaan lahan secara bijak. Pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah agar memberikan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, keberadaan tanaman keras produktif seperti alpukat menjadi salah satu potensi yang perlu terus dikembangkan karena mampu memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

Di sisi lain, DKP Kabupaten Sukabumi juga menaruh perhatian pada regenerasi petani. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan zaman dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Pertanian harus ditularkan kepada anak-anak muda. Mereka yang nantinya akan melanjutkan dan mengembangkan potensi pertanian Sukabumi di masa depan,” ungkap Andreas.

Melalui penguatan kapasitas petani, diversifikasi komoditas, serta pengembangan akses pasar, DKP Kabupaten Sukabumi berharap sektor pertanian tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy
TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama
Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:01 WIB

RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB