JURNALSUKABUMI.COM – Rumah milik Lim Halimah, warga Kampung Johor RT 02/13, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Jumat (27/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut membuat panik penghuni rumah, termasuk putrinya, Ritorosita (51).
Beruntung, berkat kesigapan warga yang bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menghanguskan seluruh bangunan.
Peristiwa bermula ketika Ritorosita baru saja selesai menunaikan salat di lantai bawah rumah. Tiba-tiba ia melihat kobaran api muncul dari bagian bawah rumah dan semakin membesar.
Dengan panik, Ritorosita langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Puluhan warga pun berdatangan membawa ember, selang, dan peralatan lainnya untuk memadamkan api yang mulai merembet ke bagian bangunan lainnya.
“Alhamdulillah warga langsung datang membantu. Anak-anak naik ke atas, ada yang membawa selang dan air. Semua bergerak cepat, termasuk tetangga, pemuda, dan aparat desa. Jadi api tidak sampai menghanguskan seluruh rumah,” ujar Ritorosita.
Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Sarip Hidayat, yang turun langsung ke lokasi, membenarkan bahwa titik api berasal dari bagian bawah rumah. Kondisi sempat mengkhawatirkan karena di lokasi tersebut tersimpan sejumlah barang yang mudah terbakar.
“Di bawah rumah ini banyak bahan yang mudah terbakar karena di dalamnya juga ada perlengkapan alat rias pengantin. Makanya api dengan cepat merembet ke atas hingga atap,” jelas Ujang.
Ia mengapresiasi kesigapan warga yang berhasil memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Warga sekitar sangat sigap memadamkan api dengan air seadanya. Ada juga yang langsung membongkar sebagian bangunan rumah untuk mencegah api merembet lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar Cibadak, Iyep Yosepa, menjelaskan bahwa akses menuju lokasi yang sempit membuat mobil pemadam tidak dapat menjangkau titik kebakaran. Petugas kemudian menerjunkan Motor Taktis (Motis) yang dilengkapi mesin pompa Alkon untuk mempercepat penanganan.
“Lokasi kebakaran cukup jauh dari jalan, sehingga unit mobil pemadam bersiaga di jalan utama. Tim masuk ke lokasi menggunakan motor taktis atau Motis,” ujar Iyep.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih belum dapat dipastikan.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan












