DKP Sukabumi Dorong Sorgum Jadi Komoditas Strategis, Tak Hanya Jaga Pangan tapi Juga Pasok Energi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan tanaman sorgum sebagai komoditas strategis yang tidak hanya berperan dalam memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi baru melalui pemanfaatannya sebagai biomassa untuk kebutuhan energi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, mengatakan pengembangan sorgum menjadi salah satu upaya diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi petani di Kabupaten Sukabumi.

Hal itu ditunjukkan melalui Panen Raya Tanaman Sorgum dan Pengiriman Perdana Biomassa Sorgum Dust untuk kebutuhan co-firing di PLTU Palabuhanratu yang digelar di Perkebunan Sorgum Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kamis (18/6/2026).

Menurut Gatot, sorgum memiliki potensi besar karena mampu tumbuh di berbagai kondisi lahan, termasuk lahan kering yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Selain menghasilkan bahan pangan alternatif, tanaman tersebut juga memiliki nilai tambah sebagai bahan baku biomassa.

“Pengembangan sorgum menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat. Tanaman ini memiliki banyak manfaat dan peluang pengembangannya masih sangat besar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyebut pengembangan sorgum sebagai biomassa merupakan terobosan penting dalam mendukung energi berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan industri besar di Kabupaten Sukabumi harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui kemitraan yang melibatkan petani lokal.

“Program ini menjadi contoh bagaimana sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini memiliki nilai ekonomi. Sorgum dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi petani sekaligus mendukung kebutuhan energi PLTU,” kata Andreas.

Ia menjelaskan, kebutuhan biomassa untuk program co-firing PLTU Palabuhanratu mencapai sekitar 1.400 ton per bulan, sehingga membuka peluang besar bagi petani untuk menjadi bagian dari rantai pasok energi terbarukan.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Jabar II Palabuhanratu, Bowo Pramono, mengungkapkan program pengembangan sorgum telah dimulai sejak 2025. Dengan masa panen sekitar tiga bulan, tanaman ini dinilai mampu menjadi sumber biomassa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berkah Inti Daya (BID), Eko Satrio Pramono, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, DKP, PLN Indonesia Power, pelaku usaha, dan petani menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Selain dimanfaatkan sebagai biomassa, sorgum juga memiliki prospek sebagai pangan alternatif yang diharapkan mampu mendukung program diversifikasi konsumsi pangan masyarakat.

Melalui pengembangan sorgum, DKP Kabupaten Sukabumi berharap lahir komoditas unggulan baru yang tidak hanya memperkuat sektor pangan daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani sekaligus mendukung program transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:56 WIB

Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terbaru