Pemkab Sukabumi Percepat Groundcheck Kedua untuk Reaktivasi Peserta PBI JK

Selasa, 14 April 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mempercepat proses groundcheck tahap kedua guna mendukung reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Aula Dinas Sosial, Selasa (14/4/2026), sebagai respons atas penonaktifan sekitar 164 ribu peserta PBI JK oleh Kementerian Sosial sejak Januari 2026.

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dan dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik, BPJS Kesehatan, serta Dinas Kesehatan. Hadir pula perwakilan pendamping PKH dan Puskesos dari 47 kecamatan.

Sekda menegaskan bahwa percepatan reaktivasi sangat penting agar masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan tanpa kendala biaya. Ia menargetkan proses pemutakhiran data dapat diselesaikan dalam 15 hari hingga akhir April 2026.

“Kita memiliki waktu terbatas. Saya minta seluruh camat dan pendamping bekerja ekstra keras. Ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Selain percepatan, Sekda juga menekankan pentingnya akurasi data. Ia meminta seluruh pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, memastikan data yang dihimpun valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Bambang Widyantoro, menjelaskan bahwa secara nasional terdapat sekitar 11 juta peserta yang dinonaktifkan. Dari jumlah tersebut, 10,7 juta di antaranya mengalami peningkatan status kesejahteraan atau “naik desil” berdasarkan pembaruan data Kemensos dan BPS. Namun, di lapangan ditemukan sejumlah warga yang masih membutuhkan bantuan justru tereliminasi dari sistem.

Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Muhammad Solihin, menambahkan bahwa groundcheck tahap II dilakukan untuk memvalidasi kondisi ekonomi warga menggunakan 39 indikator. Proses ini juga didukung teknologi geotagging untuk memastikan objektivitas data.

“Kami berupaya meminimalisir kesalahan inklusi dan eksklusi, sehingga bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Hingga pertengahan April 2026, progres groundcheck di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 7 persen. Meski menempati peringkat kedua tertinggi di Jawa Barat dari sisi volume data, capaian tersebut masih jauh dari target 100 persen pada akhir bulan.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi memberikan solusi bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan darurat saat status PBI JK nonaktif. Warga dapat mendaftar sebagai peserta mandiri atau melalui skema PBPPU Pemda sesuai ketentuan yang berlaku.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru