Arus Mudik Sukabumi: 2.400 Kendaraan Padati Exit Tol Bocimi, Polisi Siagakan 74 Personel

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Arus mudik Lebaran pada H-2 di wilayah hukum Polres Sukabumi, khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi III, mulai menunjukkan peningkatan signifikan, Rabu (19/03/2026).

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan terlihat jelas baik di jalur tol fungsional maupun jalur arteri.

Ia menyebutkan, volume kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Bocimi Seksi III mencapai angka tertinggi dalam lima hari terakhir.

“Untuk hari ini tercatat sebanyak 2.400 kendaraan keluar melalui Exit Tol Bocimi Seksi III. Ini menjadi angka tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujarnya.

Selain di jalur tol, kondisi arus lalu lintas di jalur arteri juga terpantau ramai namun tetap lancar. Kendaraan dari arah Jakarta dan Bogor terus mengalir menuju wilayah Sukabumi, terutama ke destinasi wisata unggulan seperti Palabuhanratu.

“Untuk H-2 ini, arus lalu lintas di jalur arteri masih ramai lancar. Mayoritas kendaraan mengarah ke wilayah wisata Palabuhanratu,” jelasnya.

Dalam rangka pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satlantas Polres Sukabumi telah menyiagakan sebanyak 74 personel di sejumlah titik rawan kemacetan.

“Kami selalu siap siaga agar arus lalu lintas tetap kondusif hingga operasi selesai,” tegasnya.

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-1 hingga H+ Lebaran, mengingat Sukabumi menjadi salah satu daerah tujuan favorit, baik untuk mudik maupun wisata.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga gencar menindak kendaraan travel gelap. Sedikitnya 15 kendaraan telah ditilang karena terbukti melanggar aturan.

“Kami rutin melakukan penindakan terhadap travel gelap melalui patroli dan pemantauan media sosial,” tambahnya.

Adapun itu, untuk kendaraan sumbu tiga, petugas melakukan penyekatan di kawasan Cibolang dan Terminal Cibadak. Kendaraan yang tidak sesuai aturan langsung ditindak, sementara yang memenuhi ketentuan diberlakukan sistem buka-tutup setiap 10 menit.

“Langkah ini kami lakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terbaru