Iman Adinugraha Dorong Konsep Ekonomi Sirkular di Destinasi Wisata Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Upaya mendorong pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan terus digalakkan di Kabupaten Sukabumi. Puluhan pelaku wisata di kawasan Palabuhanratu mengikuti pelatihan pariwisata sirkular yang digelar di Hotel Augusta, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Iman Adinugraha dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk memperkuat kapasitas para pegiat wisata di daerah.

Sebanyak 75 peserta mengikuti pelatihan ini, yang terdiri dari pelaku usaha wisata, komunitas lingkungan, hingga perwakilan pemerintah daerah. Hadir pula Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata Rita Fariza Hanividya serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep pariwisata sirkular, yaitu sistem pengelolaan wisata yang menekankan pada pengurangan sampah, penggunaan kembali material, serta pengolahan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

Menurut Iman Adinugraha, konsep ini sangat penting diterapkan, terutama di wilayah pesisir seperti Palabuhanratu yang memiliki potensi wisata besar sekaligus rentan terhadap kerusakan lingkungan.

Ia menilai pembangunan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam serta melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaannya.

“Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata dan praktisi yang memberikan pemahaman bagaimana destinasi wisata bisa berkembang tanpa merusak lingkungan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para pelaku wisata di Sukabumi mampu mengelola destinasi secara lebih bertanggung jawab sehingga sektor pariwisata dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara parsial karena melibatkan berbagai pihak dalam satu ekosistem.

“Dengan adanya pelatihan ini, para pelaku wisata mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pengelolaan destinasi berbasis ekonomi hijau dan ekonomi sirkular,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses
DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak
DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga
Hergun Ingatkan ASN WFH Jumat Jangan Malah ‘Mager’
ASN WFH Tiap Jumat! Kang Budi Azhar: Pelayanan Publik Harus Tetap Prima
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Klaim Mayoritas Indikator 2025 Lampaui Target

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:52 WIB

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Rabu, 8 April 2026 - 20:08 WIB

DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 00:50 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses

Senin, 6 April 2026 - 06:32 WIB

DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak

Rabu, 1 April 2026 - 13:42 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777