Akibat Cuaca Ekstrem, 32 Rumah di Kota Sukabumi Diterjang Angin Kencang

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat selama sepekan ini sebanyak 32 unit rumah ambruk, akibat di terjang angin kencang dah hujan deras.

Adapun, 32 rumah yang rusak itu tersebar di enam kecamatan yang ada di Kota Sukabumi. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, tapi BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap waspada.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin mengatakan, terhitung selama sepekan akibat cuaca ekstrem, puluhan rumah ambruk yang tersebar di beberapa kecamatan. “Yakni, Cikole, Lembursitu, Gunungpuyuh, Cibeureum, Warudoyong, Baros dan Citamiang,” ujarnya, Selasa (27/1).

Ia menjelaskan, dalam peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa. Kemudian pihaknya melakukan pemeriksaan ke setiap lokasi bencana serta kordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan penanganan.

“Ya, walaupun tida ada korban jiwa, kita semua harus meningkatkan kewaspadaan untuk siaga bencana,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Yosep menambahkan, ada juga sebanyak 12 pohon tumbang akibat angin kencang, yang menimpa fasilitas umum dan juga rumah warga. “Ya, sebanyak 12 kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem,” tandasnya.

Reporter: CR1 | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kasus Almarhum Nizam, Farhat Abbas Sebut Pelaporan Ibu Kandung Tidak Masuk Akal
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Zona Merah di Palabuhanratu Kembali Bergerak, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan KK Terdampak
Langgar Kesepakatan Damai, Kasus Ibu Tiri Aniaya Anak di Jampangkulon Kembali Berlanjut
Retakan Mengintai di Bantargadung, Warga Hidup dalam Bayang-bayang Pergerakan Tanah

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:10 WIB

Kasus Almarhum Nizam, Farhat Abbas Sebut Pelaporan Ibu Kandung Tidak Masuk Akal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:14 WIB

Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:05 WIB

Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk

Berita Terbaru