JURNALSUKABUMI.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berakhir apes. Seorang pelaku berinisial DN (42), warga Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, babak belur dihajar massa setelah motor yang dikendarainya menabrak tembok masjid saat melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Babakanjahe, RT 03/RW 08, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (16/6/2026).
Informasi yang dihimpun, korban bernama Raisa (16), warga Wangun, Kecamatan Nagrak, saat itu tengah berkunjung ke rumah temannya. Sepeda motor miliknya bernopol F 3968 SAB diparkir di lokasi. Namun, tak lama kemudian korban mendapati motornya telah dibawa kabur oleh pelaku.

Korban yang menyadari motornya dicuri langsung berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Pelarian pelaku pun berakhir setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tembok masjid. Warga yang geram langsung mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
Salah seorang warga setempat, Siti (39), mengaku awalnya tidak mengetahui kejadian tersebut. Ia baru menyadari setelah melihat keramaian di sekitar lokasi.

“Awalnya ada motor nabrak tembok masjid. Setelah ramai ternyata pelaku pencurian motor. Ada warga yang mengejar sambil menjelaskan kalau itu maling,” ujarnya.
Sementara itu, saksi mata lainnya, Abram (41), mengatakan pelaku berjumlah dua orang. Namun, hanya satu pelaku yang berhasil diamankan warga, sedangkan rekannya berhasil melarikan diri.
“Pelakunya dua orang. Satu tertangkap, satu lagi kabur. Dari lokasi diamankan dua unit motor, termasuk motor milik korban yang sempat dicuri,” katanya.
Selain kendaraan, warga juga menemukan kunci letter T yang diduga digunakan pelaku untuk membobol kunci sepeda motor incarannya.
Usai diamankan warga, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Nagrak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi saat ini masih memburu seorang pelaku lain yang berhasil melarikan diri.
Redaktur: Ujang Herlan












