Jalan Sukabumi – Sagaranten Tertimbun Material Longsor di Jalan Baru, Mobil Antre

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Sukabumi pada Minggu (28/12/2025) sejak siang hingga petang. Dilaporkan sejumlah daerah terdampak bencana dari cuaca ekstrem tersebut.

Sementara dilaporkan dari wilayah Kecamatan Nyalindung, banjir lumpur akibat tanah longsor menimbun ruas Jalan Sukabumi (Baros) – Sagaranten di Kampung Liunggunung, Desa Kertaangsana, tepatnya di Jalan Baru (JB) sekitar persimpangan ke Kampung Gunung batu.

“Material longsor menutup badan jalan sekitar 0,5 meter dengan panjang sekitar 50 meter,” ungkap Camat Nyalindung Antono saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com Minggu petang.

“Akibat tertimbun material longsor sehingga kendaraan roda empat lebih atau mobil tidak bisa lewat dan untuk roda dua atau motor bisa lewat dengan buka tutup satu arah,” sambung dia.

Menurut Antono, penanganan sudah dilakukan secara gotong royong dengan menggunakan peralatan manual. Penanganan melibatkan unsur Forkopimcam, TNI, Polri, Pekerjaan Umum (PU), Pemdes, P2BK dan masyarakat

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan PU Bina Marga dan BPBD, karena juga membutuhkan alat berat untuk membuka akses jalan,” ujar dia.

Seorang pengendara motor, Ardan (18 tahun), mengaku setelah melihat kondisi jalan yang tertutup material longsor akhirnya membatalkan perjalanannya. Rencananya ia akan menuju wilayah Sagaranten dari Kota Sukabumi.

“Tadi sudah sampai dekat lokasi jalan tertimbun, namun macet dan hujan masih mengguyur, akhirnya saya balik lagi, pulang ke Kota Sukabumi,” aku Ardan saat dihubungi melalui pesan dari aplikasi perpesanan whatsapp.

Kontributor : Budiyanto | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kasus Almarhum Nizam, Farhat Abbas Sebut Pelaporan Ibu Kandung Tidak Masuk Akal
Tol Bocimi Cibadak-Sukabumi Bakal Dibuka 13 Maret Mendatang
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Lewat Rapat Koordinasi, Sekda Ade Suryaman Minta Perangkat Daerah Sigap Tangani Bencana

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 16:27 WIB

Tol Bocimi Cibadak-Sukabumi Bakal Dibuka 13 Maret Mendatang

Senin, 9 Maret 2026 - 14:44 WIB

THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:15 WIB

407 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:53 WIB

Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Berita Terbaru