Keempat penerima beasiswa tersebut adalah Rizal Ripaldi, Tubagus Ridwan, Amiruloh, dan Irma Zarima. Kelulusan mereka menjadi bukti bahwa kesempatan, ketika bertemu dengan kerja keras dan komitmen, mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan.
Program beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan berprestasi sekaligus komitmen jangka panjang PT MAJUIN dalam membangun kualitas sumber daya manusia lokal, khususnya di bidang teknologi informasi yang terus berkembang pesat.
Direktur PT Maintek Juara Intisolusi, Jajuli, menyampaikan bahwa beasiswa kuliah penuh ini merupakan persembahan khusus bagi karyawan yang telah menunjukkan dedikasi dan potensi terbaik selama bekerja.
“Program ini kami hadirkan sebagai dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas SDM daerah dan sejalan dengan program pemerintah dalam mencerdaskan bangsa. Harapannya, para lulusan mampu menjadi individu unggul yang kelak dapat membuka lapangan kerja,” ujar Jajuli dalam acara yang digelar di Gedung Serbaguna Hotel Sulanjana, Slabintana, Sukabumi, Selasa (17/12/2025).
Ia menambahkan, PT MAJUIN berharap program beasiswa ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak talenta lokal, sehingga Sukabumi dapat melahirkan generasi profesional teknologi yang berdaya saing.
“Kami ingin para lulusan ini tidak hanya berkembang di perusahaan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Sukabumi melalui inovasi dan pengabdian di bidang teknologi,” tambahnya.
Sebagai perusahaan Internet Service Provider (ISP) yang tumbuh dari Sukabumi, PT MAJUIN memandang penting peran SDM lokal dalam menghadapi tantangan dunia digital. Perusahaan berkomitmen menjadi pelopor yang mendorong generasi muda daerah agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.
Rasa syukur pun dirasakan langsung oleh para penerima beasiswa. Rizal Ripaldi mengaku kesempatan ini seperti mimpi yang menjadi nyata.
“Saya benar-benar bersyukur. Cita-cita kuliah di jurusan komputer akhirnya terwujud. Dengan Beasiswa SiBima dari MAJUIN, saya bisa lulus dan sekarang resmi menjadi Sarjana Komputer,” ungkapnya dengan penuh haru.
Hal serupa disampaikan Amiruloh yang merasakan kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan kerja MAJUIN.
“MAJUIN sudah seperti keluarga kedua. Di sini saya banyak belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Alhamdulillah, sekarang saya dan rekan-rekan bisa lulus berkat beasiswa ini. Terima kasih untuk Pak Jajuli dan seluruh manajemen,” tuturnya.
Keberhasilan empat putra-putri Sukabumi ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan mampu melahirkan SDM lokal berkualitas. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi kemajuan teknologi dan pembangunan daerah.