Kecelakaan Truk di Jampangkulon, Warga dan Polisi Bergerak Cepat Evakuasi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana pagi di Jalan Raya Gemarasa KM 01, Jampangkulon, mendadak heboh saat sebuah dump truk bermuatan genteng menabrak rumah warga pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di jalan, terutama bagi pengemudi yang menempuh perjalanan jauh.

Truk bernomor polisi F 8447 QN yang dikemudikan oleh Dedi (44), warga Kecamatan Surade, melaju dari arah Bekasi menuju Jampangkulon dengan dua rekannya, Hendar (23) dan H. Usur (40). Saat melintas di lokasi kejadian, Dedi mengaku mengantuk, hingga kehilangan kendali dan menabrak rumah milik Daya (63 tahun), warga Kampung Gemarasa.

“Benar, sekitar pukul 06.00 WIB terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebuah dump truk menabrak rumah warga dan dua sepeda motor yang terparkir di depan rumah,” jelas Kapolsek Jampangkulon, IPTU Muhlis, saat dikonfirmasi.

Benturan keras merusak bagian depan rumah dan dua unit sepeda motor, masing-masing Jupiter Z dan Supra X, yang tengah terparkir di halaman. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp25 juta.

Meski tak ada korban jiwa, insiden ini menimbulkan kemacetan cukup panjang di Jalan Raya Gemarasa. Warga sekitar bersama petugas kepolisian bahu-membahu mengevakuasi truk agar arus lalu lintas kembali lancar.

“Kasus kecelakaan ini sudah kami tangani. Sopir dan kendaraan telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar IPTU Muhlis.

Pemilik rumah, Daya, mengaku masih syok mengingat kejadian itu.

“Saya waktu itu mau keluar rumah untuk mengantar anak sekolah, tiba-tiba terdengar suara keras seperti bangunan ambruk. Ternyata truk sudah menabrak rumah saya,” ungkapnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru