Singkong Simpenan Berpotensi Jadi Produk Olahan Bernilai Jual Tinggi

Jumat, 19 September 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi salah satu wilayah penghasil singkong. Namun, selama ini komoditas tersebut lebih banyak dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif rendah.

 

Melihat potensi itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mendorong masyarakat agar mulai mengembangkan produk olahan berbasis singkong.

 

Menurutnya, pengolahan singkong menjadi berbagai produk turunan akan mampu meningkatkan nilai jual sekaligus membuka peluang usaha baru.

 

“Singkong bisa dipasarkan ke luar. Contohnya diolah jadi peyem atau produk makanan lain. Kalau diproses dengan baik, singkong bisa punya nilai jual tinggi dan menjadi sumber ekonomi baru masyarakat,” ujar Hamzah, Jumat (19/9/2025).

 

Singkong sebenarnya bisa diolah menjadi aneka makanan bernilai ekonomi, mulai dari peyem, keripik, kue tradisional, hingga tepung mocaf (modified cassava flour) yang kini banyak digunakan industri makanan modern.

 

Bahkan dengan kemasan yang menarik, produk olahan singkong bisa masuk pasar ritel dan berdaya saing tinggi.

 

Selain mendorong pengembangan produk olahan singkong, Hamzah juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam hal pelatihan, pemasaran, hingga akses permodalan.

 

“Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi petani singkong, tapi juga bisa menjadi pelaku usaha kecil menengah yang mandiri,” tuturnya.

 

Hamzah berharap singkong asal Simpenan dapat dikenal sebagai produk unggulan khas Sukabumi. Jika dikelola serius, komoditas sederhana ini bisa menjadi sumber kesejahteraan baru bagi warga pedesaan.

 

“Potensi ini jangan dilewatkan. Kalau masyarakat bisa mengolah singkong, hasilnya bisa lebih besar daripada sekadar menjual mentah. Inilah peluang agar desa semakin maju dan masyarakat sejahtera,” tambahnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru