PT GSI Sukabumi Laporkan Dugaan Pungli yang Menimpa Karyawan ke Polisi

Jumat, 19 September 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Viralnya sebuah video mengenai dugaan pungutan liar (pungli) yang menimpa seorang karyawan di PT GSI Cikembar, Sukabumi, mendapat tanggapan serius dari pihak perusahaan.

Humas PT GSI, Nurzaman, menyatakan perusahaan telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Meskipun belum menemukan bukti konkret dan pelaku, Nurzaman menegaskan pihaknya telah membuat laporan ke Polres Sukabumi.

“Tim kita sudah ada ke sana juga, jadi memang kita tidak mendapatkan bukti konkretnya ya, kalau misalkan informasi kita hanya mendapatkan informasi dari media-media juga, itulah kenapa kita membuat laporan kepolisian,” ujar Nurzaman pada Jumat (19/9/2025).

Menurut Nurzaman, modus pungli ini sering kali dilakukan oleh pihak-pihak yang mengaku berjasa dalam membantu para pencari kerja (pencaker) agar diterima di perusahaan.

“Kebanyakan seperti ini ketika orang-orang sudah masuk. Ada beberapa pelaku yang kita lihat itu setelah dia masuk mengaku-ngaku hasil bantuan dia makanya dimintai uang,” ungkapnya.

Pihak perusahaan juga tidak segan untuk menindak tegas jika terbukti ada keterlibatan oknum internal dalam kasus ini. Nurzaman menegaskan, karyawan yang terlibat akan segera dipecat.

“Sesuai dengan aturan perusahaan akan di-PHK segera,” jelasnya.

Selain itu, Nurzaman juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terbujuk rayuan pungli. Ia menekankan bahwa calon karyawan seharusnya mengandalkan kemampuan dan skill yang mereka miliki.

“Jangan malah menggunakan uang untuk masuk. Karena tidak hanya merugikan kalian itu juga merugikan perusahaan,” pungkasnya.

Terkait status karyawan yang viral, Nurzaman meluruskan bahwa perempuan tersebut belum dipecat. Ia hanya mendapat teguran karena kinerjanya selama masa pelatihan tidak sesuai dengan harapan.

“Padahal dia belum di-PHK, hanya mendapatkan teguran saat itu,” jelasnya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB