Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebelum dugaan pelecehan seksual terjadi, tiga siswi yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi disebut sempat diajak karaoke di ruang kerja oknum PNS berinisial TIP yang kini berstatus tersangka.

Dalam kegiatan karaoke tersebut, penyidik menemukan adanya dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap para siswi. Dari tiga orang yang berada dalam kejadian tersebut, dua di antaranya masuk dalam kategori korban dalam perkara yang ditangani kepolisian.

Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto didampingi Kasat Reskrim Iptu Dudi Suharyana menjelaskan, dugaan pelecehan terjadi dalam bentuk fisik maupun nonfisik.

“Modus dari kejadian ini berawal dari bahwa si tersangka ini mengajak kepada korbannya, ada tiga korban siswi yang merupakan notabene bahwa korban ini sedang melakukan kegiatan PKL di salah satu instansi di mana tersangka ini bekerja,” ujar Kompol Agus, Jumat (18/9/2026).

Ketiga siswi tersebut kemudian disebut diajak melakukan karaoke di ruang kerja tersangka.

“Dalam kegiatan tersebut, karaoke tersebut, di situlah terjadi adanya tindak pidana pelecehan, baik fisik maupun nonfisik terhadap korban,” lanjutnya.

Dalam dugaan pelecehan secara fisik, Kompol Agus menyebut tersangka diduga menduduki tubuh salah satu korban sembari meraba bagian tubuh korban (area sensitif).

Sementara dugaan pelecehan nonfisik dilakukan melalui perkataan yang dinilai tidak senonoh dan mengarah pada pelecehan seksual.

“Yaitu salah satunya modusnya bahwa si tersangka menduduki di atas korban dengan meraba-raba bagian tubuh korban,” katanya.

“Kemudian juga secara nonfisiknya, tersangka melakukan menyampaikan kata-kata yang tidak senonoh, yang dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual nonfisik,” sambungnya.

Terkait dugaan adanya konsumsi minuman keras saat karaoke berlangsung, petugas memastikan hasil pemeriksaan di lapangan tidak menemukan minuman keras.

“Untuk lokasi karaokenya itu ada di ruangan…” ujar petugas saat menjelaskan lokasi kejadian.

Ketika ditanya mengenai minuman yang dikonsumsi saat karaoke, petugas menyebut tidak ditemukan minuman keras di lokasi.

“Nah, hasil dari anggota di lapangan sebenarnya tidak ditemukan adanya minuman-minuman, ya, minuman keras dalam hal ini tidak ditemukan. Jadi hanya minuman biasa saja, mungkin air mineral yang ada di kantor,” jelasnya.

Dari tiga siswi yang berada dalam kejadian tersebut, penyidik mengategorikan dua orang sebagai korban dalam dugaan tindak pidana pelecehan seksual fisik maupun nonfisik.

“Untuk korban sendiri sebenarnya ada tiga. Ada tiga korbannya, namun dalam masuk kategori bahwa masuk dalam tindak pidana, baik yang dikatakan sebagai tadi kenakan seksual fisik maupun nonfisik, hanya dua orang yang bisa dikategori sebagai korban,” ungkapnya.

Sementara satu siswi lainnya, berdasarkan keterangan petugas, tidak mengalami tindakan yang masuk dalam kategori tindak pidana sebagaimana yang disangkakan dalam perkara tersebut.

“Karena yang satunya mungkin tidak tersentuh ataupun tidak sampai menyampaikan kalimat-kalimat itu terhadap korbannya,” katanya.

Petugas juga membenarkan bahwa pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Kemudian terhadap pelaku, memang betul bahwa pelaku ini tercatat, ya, tercatat merupakan salah satu dari pegawai PNS di salah satu dinas yang berada di Kabupaten Sukabumi ini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Kasus Penggerebekan di Kost Sukabumi Bergulir, PH Supriyanto Minta Polisi dan Instansi Beri Kejelasan
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 
Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Dion Mustapa: Kalau Tak Ada Unsur Pidana, Kami Minta Dihentikan!
Sabet Nilai IKPA 100 Sempurna, Kejari Kab. Sukabumi Buktikan Transparansi Pengelolaan Anggaran
Dari Balik Semak, Warga Cisolok Temukan Jenazah Perempuan di Bawah Pohon Pisang
Janganlah Bermain-main! Pesan Tegas Ketua DPRD Budi Azhar Usai Kasus Siswi PKL
Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Bupati Sukabumi Siapkan Langkah Disiplin Sesuai Hasil Hukum

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Jumat, 18 September 2026 - 11:25 WIB

Kasus Penggerebekan di Kost Sukabumi Bergulir, PH Supriyanto Minta Polisi dan Instansi Beri Kejelasan

Kamis, 17 September 2026 - 17:22 WIB

Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 

Kamis, 17 September 2026 - 08:36 WIB

Sabet Nilai IKPA 100 Sempurna, Kejari Kab. Sukabumi Buktikan Transparansi Pengelolaan Anggaran

Berita Terbaru

HEADLINE

Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:19 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam