Bupati Sukabumi Bakal Tindak Tegas Aparat Lalai dalam Kasus Kematian Raya

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menjanjikan tindakan tegas bagi seluruh perangkat daerah yang terbukti lalai dalam penanganan kasus meninggalnya Raya, balita tiga tahun akibat infeksi cacing.

Asjap sapaan akrab Asep Japar menjelaskan bahwa dirinya sudah bertemu langsung dengan keluarga korban dan menemukan adanya pola asuh yang kurang optimal sebagai salah satu faktor utama. Meski begitu, ia membantah tudingan bahwa pemerintah daerah berdiam diri.

“Saya akan melakukan tindakan kepada aparat petugas kita (jika memang ada yang terbukti melakukan pelanggaran),” tegasnya didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan, Rabu (20/08/2025).

Menurutnya, perangkat desa, bidan, hingga puskesmas sudah berupaya memberikan pelayanan sebelumnya. Asep Japar menegaskan bahwa kasus ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah.

Ia meminta agar seluruh perangkat daerah, dari tingkat kecamatan hingga RT/RW, untuk meningkatkan pelayanan, terutama bagi masyarakat miskin.

“Saya sudah menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, jangan sampai terjadi dan terulang kembali masalah ini di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti masalah teknis BPJS yang sempat tidak aktif, yang menjadi kendala saat keluarga Raya mencoba mengakses layanan kesehatan.

Ia berharap pemerintah pusat dapat mendengar dan menindaklanjuti permasalahan ini demi kemudahan masyarakat.

Asjap juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah dan berjanji akan mengambil hikmah dari kejadian ini agar pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi bisa lebih baik ke depannya.

“Sekali lagi saya menegaskan kepada seluruh perangkat daerah jangan sampai terjadi dan terulang kembali masalah ini di kabupaten sukabumi. Dan saya permohonan maaf kepada warga Sukabumi atas kejadian ini, atas nama pemerintah,” ungkapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru