JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyambut baik penandatanganan kerja sama antara Disdik dan Disdukcapil yang dilakukan dalam Rapat Dinas Bulan Juli 2025 di Aula Sekretariat Daerah, Senin (21/7/2025).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik dalam pelayanan pendidikan.
“Ini langkah maju bagi dunia pendidikan kita. Dengan integrasi data kependudukan, kami bisa menyusun kebijakan berbasis data yang lebih akurat, terarah, dan efisien,” ungkap Eka Nandang.
Menurutnya, pemanfaatan data kependudukan bukan hanya menyederhanakan proses administrasi, tapi juga mempermudah pemetaan kebutuhan siswa, distribusi bantuan pendidikan, serta perencanaan zonasi dan pembangunan sekolah baru secara tepat sasaran.
Kepala Disdik juga menyampaikan apresiasi atas arahan Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah selain infrastruktur dan kesehatan.
“Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas SDM. Ketika Bupati memberikan perhatian pada peningkatan layanan pendidikan, kami di Disdik merasa lebih terdorong untuk terus berinovasi dan memperbaiki pelayanan,” kata Eka.
Ia juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah daerah, termasuk memperkuat kolaborasi dengan dinas lain, desa, dan lembaga pendidikan demi terwujudnya pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Dengan adanya kerja sama ini, Disdik berencana membangun sistem informasi terpadu berbasis data NIK untuk memantau kehadiran siswa, perkembangan belajar, hingga status kependudukan peserta didik dalam satu sistem daring yang terkoneksi dengan Dinas Dukcapil.
“Pendidikan ke depan harus adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Integrasi sistem ini bukan hanya memudahkan guru dan orang tua, tapi juga menekan potensi duplikasi data dan mempercepat pengambilan keputusan,” lanjut Eka.
“Disdik juga tengah menyiapkan pelatihan dan sosialisasi kepada kepala sekolah serta operator data di lapangan agar siap menghadapi perubahan sistem pelayanan ini,” tambahnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












