Sopir Angkot dan Ojol Demo Jalan Rusak di Nagrak Sukabumi, Minta Waskita Segera Perbaiki

Senin, 14 Juli 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan sopir angkutan umum jurusan Nagrak–Cibadak bersama sejumlah pengemudi ojek online menggelar aksi demonstrasi di ruas Jalan Raya Jelegong, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/7/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki.

Para sopir yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Angkutan Nagrak–Cibadak berkumpul sejak pagi di sekitar simpang Nagrak. Sejumlah angkutan umum sengaja diparkir di area proyek Tol Bocimi di Jilegong, memblokir sebagian ruas jalan sebagai bentuk tekanan terhadap pihak terkait.

Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa poster bertuliskan tuntutan mereka, salah satunya “Perbaiki Jalan Kami, Keselamatan Penumpang Terancam!”.

“Sudah lama jalan ini rusak parah. Setiap hari kami harus melewati lubang-lubang besar yang mirip kubangan kerbau,” ujar Uwok, salah seorang sopir angkutan Nagrak.

Uwok menjelaskan, titik kerusakan paling parah berada di sekitar Desa Balekambang dan Desa Karangtengah. Jalan berlubang dan aspal yang mengelupas membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, bahkan membahayakan keselamatan.

“Saya berharap aksi ini membuka mata perusahaan Waskita untuk segera memperbaiki jalan. Kami tidak akan berhenti sampai ada tindakan nyata. Ini bukan hanya soal sopir, tapi keselamatan semua pengguna jalan,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, setelah dilakukan musyawarah antara perwakilan sopir, pihak Waskita, dan Forkopimcam Nagrak, akhirnya pihak Waskita menyatakan kesediaannya untuk segera memperbaiki jalan rusak dalam waktu dekat.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru