Hari Nelayan Ujunggenteng, Disbudpora: Jaga Kebudayaan Masyarakat Pesisir

Rabu, 11 Juni 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Hari Nelayan Ujunggenteng ke-59 Tahun 2025.

Bagi Disbudpora, peringatan ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan masyarakat pesisir.

Mengusung tema “Sagara Ngajaga Laut Kidul Ku Budaya”, kegiatan Hari Nelayan Ujunggenteng kali ini menampilkan beragam kesenian tradisional yang melibatkan putra-putri daerah, mulai dari tarian tradisional, rampak kendang, hingga prosesi Larung Saji ke tengah laut.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan bahwa acara ini menjadi salah satu contoh bagaimana pelestarian budaya lokal dapat dikolaborasikan dengan kegiatan masyarakat sehari-hari, khususnya nelayan.

“Kami dari Disbudpora memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan panitia penyelenggara Hari Nelayan Ujunggenteng ke-59. Ini bukan hanya pesta nelayan, tetapi juga perayaan budaya, warisan leluhur yang harus terus dijaga oleh generasi muda,” ujar Yudi, Rabu (11/06/2025).

Yudi juga menambahkan bahwa kebudayaan adalah identitas yang tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui acara seperti ini, semangat kebudayaan akan tetap hidup dan terus diwariskan, terutama kepada para generasi muda pesisir.

Sebagai informasi, Ujunggenteng merupakan salah satu wilayah yang berada dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGg). Potensi kekayaan alam dan budaya menjadi modal besar untuk mendorong sektor pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru