Wabup: Sektor Perikanan Penopang Strategis Ekonomi Maritim Indonesia

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Perayaan Hari Nelayan Ujung Genteng ke-59 yang digelar di Panggung Utama Pantai Ujung Genteng berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan masyarakat serta wisatawan dari berbagai daerah memadati lokasi acara, yang menjadi bentuk ungkapan syukur atas hasil laut yang melimpah serta komitmen dalam menjaga budaya maritim bangsa.

Acara puncak dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, yang menekankan pentingnya sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama ekonomi maritim nasional. Dalam pidatonya, Wabup menyampaikan bahwa arah pembangunan sektor ini telah ditegaskan dalam dua regulasi nasional, yakni Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2016 dan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2017.

“Kedua regulasi tersebut menjadi landasan kuat untuk mendorong sinergi antara sektor perikanan, pariwisata, dan UMKM. Tujuannya adalah membangun ekosistem maritim yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Wabup Andreas, Selasa (10/6/2025).

Ia menambahkan bahwa perayaan Hari Nelayan bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mempromosikan potensi lokal dan memperkuat ekonomi berbasis kearifan lokal.

“Kehadiran wisatawan harus dimanfaatkan pelaku usaha mikro dan kecil. Produk lokal yang unik, berkualitas, dan terjangkau harus menjadi daya tarik utama. Dengan begitu, sektor maritim tidak hanya menghidupi para nelayan, tapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah,” tambahnya.

Wabup berharap kesejahteraan para nelayan terus meningkat seiring kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang mendukung keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan.

“Semoga kehidupan para nelayan semakin sejahtera, baik lahir maupun batin. Karena mereka adalah garda depan ketahanan pangan laut Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggara, Asep Jeka, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini telah berlangsung sejak 1 Juni dengan berbagai kegiatan, mulai dari pelestarian budaya, kegiatan keagamaan, bakti sosial, olahraga, hingga pengembangan bakat. Acara ditutup dengan prosesi upacara adat dan ritual larung saji di tengah laut.

“Ini adalah bentuk syukur kami kepada Allah SWT atas rezeki laut yang terus menghidupi kami,” ujar Asep.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru