Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang ke Jalan Selabintana, Evakuasi Berlangsung 5 Jam

Rabu, 29 Januari 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah pohon setinggi 20 meter tumbang menutupi badan jalan Selabintana, tepatnya di Kampung Nyangkokot, RT 02/RW 13, Desa Karawang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/10/2025). Akibatnya, puluhan kendaraan sempat terjebak selama proses evakuasi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, Topik Adirahman mengatakan, peristiwa pohon tumbang yang terjadi pada sekira pukul 17.30 WIB ini, terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

“Iya, saat hujan lebat disertai angin kencang, pohon mahoni dengan panjang sekitar 20 meter dan diamter sekitar 1 meter itu, langsung tumbang,” kata Topik dalam keterangannya pada Selasa (28/01) malam.

Pohon mahoni yang berlokasi di pinggir ruas jalan raya depan Kantor Cabang Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat ini, tumbang dikarenakan angin kencang.

“Iya, selain angin kencang, kondisi akar pada pohon mahoni itu terlihat tidak kuat menahan. Sehingga, saat tertiup angin pohon itu, langsung tumbang hingga menutupi badan jalan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka pada peristiwa pohon tumbang itu. Lantaran, saat kejadian kondisi jalan tengah dalam keadaan sepi. Proses evakuasi pohon sepanjang 20 meter dengan lebar 1 meter itu berlangsung hingga 5 jam.

Selama evakuasi pohon, kendaraan roda dua terpaksa melintas halaman kantor KCD. Sementara kendaraan roda empat dialihkan lewat jalan Bumi Selabintana.

“Hanya saja, akses lalu lintas sedikit terhambat. Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, untuk kendaraan sepeda motor, masih bisa melintas dengan cara memasuki gerbang dan halaman kantor KCD Pendidikan. Sementara, untuk kendaraan roda empat terpaksa harus menggunakan jalur alternatif lain, yakni menggunakan jalan Perumahan Bumi Selabintana,” bebernya.

Selain menghambat arus lalu lintas, kata Topik, pohon tumbang juga telah menimpa jaringan listrik milik PT. PLN. Sehingga, sejumlah perkampung di wilayah desa tersebut, mengalami mati listrik.

“Iya, sekarang juga lampu masih padam dari mulai Kampung Karawang sampai Selabintana,” sambung dia.

Saat ini, ia bersama petugas gabungan dari perangkat desa, Taruna Siaga Bencana (Tagana, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Babinsa, Bhabinkamtibmas dan relawan lainnya, masih berupaya melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah
DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan
DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 
DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD
BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar
Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako
HUT SMSI ke 9: SMSI Kabupaten Bekasi Gandeng Brimob dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Takjil Buka Puasa
Dipimpin Sekda, Sejumlah OPD Gercep Tangani Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:03 WIB

DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:51 WIB

DLH Bakal Lakukan Kajian Lingkungan Soal Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung 

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:36 WIB

DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:50 WIB

BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar

Berita Terbaru