JURNALSUKABUMI.COM – Fahri Maulana (13), seorang anak asal Kampung Lemper, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan setelah dua hari dinyatakan hilang.
Fahri, anak keempat dari enam bersaudara, ditemukan oleh anggota Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dalam keadaan sehat di Koramil Palabuhanratu.
Menurut keterangan sang ayah, Aat Sukatma, Fahri terakhir terlihat pada Sabtu malam (28/12/2024). Awalnya, Fahri pamit keluar rumah untuk membeli es teh di warung. Namun, hingga setengah jam kemudian, ia tidak kembali.
“Sudah saya cari di warung, pasar, bahkan ke area Gunung Putri, tapi tidak ada. Dua malam saya bingung mencari Fahri, sampai akhirnya malam Selasa saya mendapat informasi dari Pak RT bahwa anak saya ada di Koramil Palabuhanratu,” ungkap Aat, Selasa (31/12/2024).
Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra, menjelaskan bahwa Fahri ditemukan oleh Sersan Mayor Untoro saat piket di Makoramil Palabuhanratu. Fahri tampak kebingungan dan mengaku tidak memiliki ongkos untuk pulang ke rumahnya di Citeureup.
“Setelah ditanya, Fahri menyebutkan alamatnya di Citeureup. Kami segera berkoordinasi dengan Babinsa setempat dan menghubungi keluarganya. Alhamdulillah, hari ini Fahri sudah diserahkan kepada orang tuanya,” ujar Dandim.
Dalam proses serah terima di Makoramil Palabuhanratu, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Danramil Palabuhanratu dan Sersan Mayor Untoro, atas bantuan mereka dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada semua pihak, terutama jajaran Koramil Palabuhanratu, yang telah mengamankan Fahri. Saya harap orang tuanya dapat menjaga Fahri dengan baik agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Dandim.
Dandim juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada dan memperhatikan anak-anak mereka, terutama di musim liburan.
“Kami mengedukasi masyarakat agar lebih menjaga keluarga, terutama anak-anak. Pantau terus aktivitas mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” tambahnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












