SMAN 3 Bandung Gelar Festival Budaya “Madjavantri“ 2024

Sabtu, 2 November 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SMAN 3 Bandung menggelar Festival Budaya (Fesbud) di Lapang Bali, Jalan Bali No 8 Kota Bandung, Sabtu 2 November 2024.

Dalam Fesbud yang mengambil tema “Madjavantri” ini, menampilkan kolaborasi ekstrakurikuler, video budaya, puncak budaya, tari tradisional, pawai budaya, teater temporal, tari kecak, tari janger, tari bajidor kahot (kolaborasi seni sunda dan Bali), upacara adat. Di samping itu ada galeri priangan berupa stan yang memperkenalkan budaya dan pameran makanan tradisional.

Plt. Kepala SMAN 3 Kota Bandung, Dra. Eha Julaeha, M.Pd., disela-sela acara mengatakan, Festival Budaya “Madjavantri” bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa Indonesia.

“ Kita ingin anak-anak muda sekarang mengenal, menggali, dan melestarikandan mengembangkan budaya bangsa Indonesia. Karena di era saat ini, ada kecenderungan anak-anak muda lebih banyak meniru budaya asing daripada budaya bangsa kita. Oleh karena itu kita gelar festival budaya ini agar mereka lebih mencintai sehingga memperkuat jati diri bangsa kita,” kata Eha Julaeha disela-sela acara, Sabtu (2/11/2024.

Festival Budaya ini, kata Eha, merupakan kegiatan kebanggaan keluarga besar SMAN 3 Kota Bandung, yang selama ini eksis mengedepankan dan mengenalkan budaya Nusantara kepada generasi muda.

“Ini penting sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan pembentukan karakter untuk menyiapkan generasi Emas 2045. Di antaranya melalui kegiatan Fesbud. Bukan hanya menampilkan hiburan semata,” tegas Eha.

Senada dengan Eha, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Encep Ridwan, S.Pd., M.M.Pd., menambahkan, saat ini perhatian masyarakat lebih besar pada tren internasional dari pada budaya lokal.

“Sehingga peserta didik bahkan masyarakat mungkin tidak memiliki kesempatan untuk mengenal dan merayakan warisan budaya. Maka dari itu, kami selaku panitia akan mengadakan Festival Budaya 2024 “Madjavantri” untuk memberikan wadah kepada mereka,”kata Encep.

Apalagi pada era sekarang, banyak aspek yang dapat menyebabkan perubahan atau penurunan perhatian dari masyarakat terhadap budaya Nusantara.

Pasalnya di era globalisasi, teknologi, dan perubahan gaya hidup dapat menggeser fokus masyarakat dari nilai-nilai kebudayaan tradisional. Pengaruh budaya luar dapat memiliki dampak positif dan negatif terhadap budaya Indonesia.

“Di satu sisi, interaksi dengan budaya luar dapat membawa inovasi, pertukaran pendapat, dan pemahaman yang lebih luas. Namun di sisi lain, terlalu banyak asimilasi budaya luar dapat mengancam keberagaman dan keunikan budaya lokal yang sudah ada sejak dahulu.”

“Dengan menyelenggarakan Festival Budaya kami dapat merayakan dan mengemas tradisi, seni, budaya, dan kuliner Indonesia dengan gaya modern,” kata Encep.

Hal ini kata Encep untuk menciptakan kesempatan bagi masyarakat dalam berinteraksi langsung dengan para budayawan yang ada di Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Banten dan lainnya.

Ketua panitia Jasmine Caroline menambahkan, acara festival budaya ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XII dan XII. Mereka mereka masing-masing menampilkan pakaian adat dan seni budaya dari 10 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

“ Arak-arakan festival budaya dimulai dari jam 7 pagi, mengambil star dari jalan Kalimantan jalan Jawa jalan Merdeka dan kembali ke Jalan Bali. Sepanjang jalan warga nampak antusias menyaksikan arak-arakan ini,” kata jasmine.

Setelah berkeliling, kata Jasmine, masing-masing tim melakukan performence di hadapan para guru, orag tua dan tamu undangan.

“ Tampilan dari para siswa sangat beragam dan menarik. Masing-masing tim unjuk kabisa pada event ini. Acara ini terasa semakin semarak dengan berbagai atribut daerah yang mereka kenakan. Mudah-mudahan dengan acara ini, kecintaan anak remaja terhadap budaya bangsa kita semakin kuat,” ujarnya.

Sementara pada puncak acara, lanjjut Jasmine, panitia akan menampilkan band audisi serta bintang tamu, seperti Marcell dan The groove.

“ Pada puncak acara Kami akan menampilkan sejumlah band-band audisi serta bintang tamu seperti Marcell dan The groove. Acara ini akan berlangsung sampai dengan jam 10 malam dan terbuka untuk umum,” tutupnya.

Redaktur: Ujang Herlan

 

 

 

Berita Terkait

Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026
Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?
Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa di Momentum Hardiknas, Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing
Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal
Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026
Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi
Kabar Gembira! Pjs Rektor Universitas Linggabuana PGRI Pastikan Wisuda Bulan Mei 2026
170 Mahasiswa Terima Beasiswa Bupati Sukabumi 2026, Ini Pesan Kang Asjap!

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:52 WIB

Hergun Jadi Dosen Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Materinya Apa?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:02 WIB

Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa di Momentum Hardiknas, Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Rabu, 22 April 2026 - 22:51 WIB

Disdik Sukabumi Terapkan WFH Sehari Sepekan, Layanan Pendidikan Dipastikan Tetap Optimal

Rabu, 22 April 2026 - 11:40 WIB

Kwarcab Pramuka Sukabumi Matangkan Persiapan Rakercab dan Jambore Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 14:20 WIB

Ratusan Siswa MI BPPI Citiis Turun ke Sungai, DLH: Aksi Nyata Peduli Lingkungan di Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB