Buntut Demo Pelajar SMK di Sukabumi, Berikut Tanggapan KCD Wilyah V

Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi unjuk rasa oleh ratusan siswa SMKN 1 Gunungguruh, Sukabumi, Selasa (22/10/2024), mengejutkan banyak pihak. Dalam aksi tersebut, para siswa mempertanyakan transparansi penggunaan dana komite, Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), hingga lambatnya pembangunan masjid sekolah yang hingga kini belum rampung.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah V, Lima Faudiamar, menjelaskan bahwa informasi yang ia terima langsung dari Kepala Sekolah SMKN 1 Gunungguruh, menyebutkan bahwa para siswa mempertanyakan hak-hak mereka terkait penggunaan dana komite, Dana BOS, serta dana infak yang selama ini dikumpulkan. Salah satu sorotan utama dalam aksi ini adalah pembangunan masjid yang belum juga selesai.

“Anak-anak ini kritis, mereka menanyakan ke mana aliran dana komite, kenapa masjid yang sudah lama dibangun tak kunjung selesai, serta penggunaan dana infak dan Dana BOS,” kata Lima Faudiamar, Rabu (23/10/2024).

Ia menambahkan bahwa pembangunan masjid memang tidak bisa menggunakan Dana BOS karena aturannya tidak memperbolehkan, sehingga sekolah mengandalkan infak dan sumbangan sukarela. Dana dari infak itu juga digunakan untuk kebutuhan sosial lainnya, seperti bantuan bagi siswa yang sedang sakit.

Terkait penggunaan Dana BOS, siswa meminta penjelasan rinci mengenai alokasinya. Kepala sekolah sudah berusaha memberikan penjelasan detail, namun ada kebingungan di kalangan siswa tentang penggunaan dana tersebut.

“Saya mengapresiasi kepala sekolah yang langsung turun menjelaskan kepada siswa. Meski begitu, saya merasa aneh, apa mungkin ini benar-benar inisiatif dari siswa? Sebab biasanya, hal seperti ini belum menjadi perhatian mereka. Biasanya siswa hanya fokus pada sekolah, tidak sampai mendetail soal Dana BOS,” ungkap Lima Faudiamar.

Dalam aksinya, selain mempertanyakan Dana BOS dan komite, siswa juga mengeluhkan dana sumbangan untuk PKL (Praktik Kerja Lapangan) yang mereka nilai membebani. Isu ini sempat mencuat, meski belum ada klarifikasi resmi terkait jumlah pasti dana yang dibebankan untuk kegiatan tersebut.

“Tapi untuk yang uang PKL, nanti akan saya tanyakan ke pihak sekolah, kemungkinan besok saya ke sekolah,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
KKN Terpadu Universitas Nusaputra Resmi Dibuka, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa Pulosari
UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
Karya Syarah Aulia Rahmah Tembus Nasional, Siswi MTsN 3 Sukabumi Raih Penghargaan Bergengsi
32 Pelajar Terbaik Sukabumi Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
12 Lulusan Cumlaude PGSD UMMI Langsung Kantongi Beasiswa S2 Pedagogi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:04 WIB

KKN Terpadu Universitas Nusaputra Resmi Dibuka, Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa Pulosari

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:58 WIB

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Karya Syarah Aulia Rahmah Tembus Nasional, Siswi MTsN 3 Sukabumi Raih Penghargaan Bergengsi

Berita Terbaru