Laga Sepak Bola di Palabuhanratu Ricuh, Panitia Bantah Keterlibatan Cabup Andreas

Selasa, 8 Oktober 2024 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pertandingan sepak bola semifinal Persiratu Cup 2024 yang mempertemukan Arekas FC dan Ezra FC di Palabuhanratu terpaksa dihentikan lebih awal akibat kericuhan yang terjadi di tengah laga.

Kerusuhan ini bermula ketika salah satu pemain Ezra FC tak terima atas keputusan wasit yang memberinya kartu merah setelah pelanggaran keras.

Namun, di tengah isu yang beredar bahwa Calon Wakil Bupati (Cawabup) nomor urut 2, Andreas, turut terlibat atau berperan dalam kejadian tersebut, panitia pelaksana pertandingan dengan tegas membantahnya.

Ketua Persiratu, Anwar Shaleh alias Pelor, menjelaskan bahwa Andreas memang hadir saat pertandingan dimulai, namun meninggalkan lokasi sebelum kericuhan terjadi.

“Betul Pak H. Andreas hadir pada waktu itu, cuman sebelum kickoff. Setelah kickoff, beliau duduk sebentar lalu berangkat lagi. Jadi saat pertandingan berlangsung 18 menit dan insiden terjadi, beliau sudah tidak ada di lokasi,” ujar Pelor, Selasa (8/10/2024).

Pelor juga menegaskan bahwa kericuhan tidak dipicu oleh suporter kedua tim, tetapi akibat ketegangan antara pemain Ezra FC dan wasit. Pemain tersebut, yang tak terima dikartu merah, melakukan tindakan tak terpuji dengan menyundul kepala wasit, yang akhirnya memicu eskalasi situasi.

Meski ada yang mengaitkan kehadiran Andreas dengan nuansa politis di pertandingan tersebut, Anwar menolak tudingan tersebut. Ia menambahkan bahwa kehadiran Andreas di lapangan murni karena beliau ingin memberikan dukungan sebagai figur publik yang peduli dengan olahraga di Sukabumi.

“Sama sekali tidak ada unsur politik. Waktu itu pak Haji Andreas hanya datang sebentar, karena beliau memang diundang dan ingin menyempatkan waktu sebelum melanjutkan kegiatan lainnya,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang
Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran
Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi
Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi
Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas
Napak Tilas Kang Budi Azhar: Berawal dari PK Sagaranten, Kini Nahkodai Parlemen Kabupaten Sukabumi
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Budi Azhar Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dalam Politik dan Pembangunan Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Suara Rakyat Bukan untuk Dibeli, Agus Firmansyah Dorong Warga Laporkan Politik Uang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Bawaslu Jabar Dorong Warga Jadi Pengawas Pemilu, Pahami Aturan dan Berani Laporkan Pelanggaran

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Heri Gunawan dan Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat di Sukabumi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

Persiapkan Pemilu 2029, Hergun Bedah 11 Isu Krusial RUU Pemilu dan Dorong Pendidikan Pemilih di Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:48 WIB

Bawaslu Kota Sukabumi Gandeng SLB Negeri 1, Perkuat Pendidikan Politik Inklusif bagi Disabilitas

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB