Dua Nelayan Hilang di Perairan Ujunggenteng Ditemukan Selamat

Minggu, 6 Oktober 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua nelayan yang sempat hilang kontak di perairan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah mengalami insiden kapal terbalik akibat kebakaran.

Kedua nelayan, Iwan (45) selaku nakhoda, dan Ekih (46) sebagai anak buah kapal (ABK) KM Setia Jaya 17, telah berhasil dievakuasi oleh kapal KM. Bintang Bahari 88 pada Minggu (6/10/2024), pukul 07.00 WIB.

Insiden hilangnya kontak terjadi pada Jumat (4/10/2024), ketika kapal mereka berangkat melaut menggunakan alat pancing gajrut. Namun, pada saat sedang menangkap ikan, sebuah ledakan dari genset kapal menyebabkan kebakaran, yang akhirnya mengakibatkan kapal terbalik.

“KM Setia Jaya 17 ditemukan dalam keadaan terbalik sekitar 30 mil arah barat daya dari perairan Ujunggenteng. Insiden ini disebabkan oleh ledakan genset di atas kapal, yang membuat kapal tidak bisa beroperasi dan terbalik,” ungkap Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar.

AKP Tenda menjelaskan bahwa setelah kapal ditemukan oleh KM Bintang Bahari 88 yang kebetulan berlayar di sekitar lokasi, kedua kru langsung dievakuasi dan dibawa ke Dermaga PPN Palabuhanratu.

Saat ini, keduanya tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Palabuhanratu untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Kami memastikan keduanya dalam keadaan stabil, meskipun dilakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada cedera serius,” tambahnya.

Tenda juga mengingatkan pentingnya keselamatan para nelayan selama berada di laut. Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya peralatan keselamatan dan komunikasi yang memadai di kapal nelayan.

“Kami sangat bersyukur bahwa kedua nelayan ini berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara tim kami dan para nelayan yang beroperasi di sekitar lokasi kejadian. Ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi semua nelayan untuk selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan saat berlayar,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB